Sofyan Basir Ditahan, PLN Tetap Jamin Pasokan Listrik Lebaran Aman

Iwan Supriyatna
Sofyan Basir Ditahan, PLN Tetap Jamin Pasokan Listrik Lebaran Aman
Dirut nonaktif PT PLN Sofyan Basir berjalan keluar memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Pelayanan listrik terhadap masyarakat terutama menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah tidak terganggu.

Suara.com - Sofyan Basir resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski demikian, manajemen PT PLN (Persero) memastikan pelayanan listrik terhadap masyarakat terutama menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah tidak terganggu.

"Sehubungan dengan perkara ini, PLN menjamin bahwa pelayanan terhadap masyarakat akan berjalan sebagaimana mestinya terlebih menjelang Idul Fitri 1440 H," kata Plh Executive VP Corporate Communication & CSR PLN, Dwi Suryo Abdullah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Menurut Dwi, seluruh pasokan dan tim siaga telah dikerahkan demi kehandalan pasokan listrik di Tanah Air.

Sebelumnya, KPK pada Senin malam (27/5) resmi menahan Sofyan Basir yang menjadi tersangka kasus korupsi kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"SFB ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

KPK menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo.

Dalam kronologi kasus tersebut, Johannes Kotjo mencari bantuan agar diberikan jalan untuk berkoordinasi dengan PT PLN untuk mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1).

Diduga, telah terjadi beberapa kali penemuan yang dihadiri sebagian atau seluruh pihak, yaitu Sofyan Basir, Eni Maulani Saragih, dan Johannes Kotjo membahas proyek PLTU. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS