Arus Balik Macet Parah, Menteri Perhubungan: Ya Maaf

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Arus Balik Macet Parah, Menteri Perhubungan: Ya Maaf
Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). [ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp]

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui arus mudik dan arus balik pada tahun ini masih ada kekurangan.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui arus mudik dan arus balik pada tahun ini masih ada kekurangan. Terutama pada pelaksanaan arus balik.

Menhub menerangkan, kekurangan itu terlihat dari masih terjadinya kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada arus balik.

"Bahwa mudik masih ada kekurangan waktu balik ke Jakarta ada yang kurang maksimal harus jadi perhatian kita. Karenanya kalau senang ya selamat, tapi kalau kurang ya maaf," kata Budi Karya dalam sebuah Seminar di Hotel Morrissey, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Meskipun ada kemacetan, mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini mengklaim, mudik pada tahun ini lebih lancar dari tahun sebelumnya. Hal ini, sambung dia, karena adanya Tol Trans Jawa.

"Kita tak bisa pungkiri saya tak pungkiri bahwa tol Jakarta-Surabaya memberi kontribusi berhasil setidaknya dua tahun ini pada konektivitas. Bagaimana 4-5 tahun lalu bahwa kita hanya bicara mengenai simpang jomin yang menakutkan bahkan saat mulai itu ada horor brexit," tutur dia.

Budi Karya pun memamerkan, waktu mudik dari Jakarta hingga Palembang kurang dari 12 jam melalui jalur darat.

"Saya enggak bayangkan juga dari Lampung Palembang kemarin teman mudik dari Depok ke Palembang 8,5 jam," imbuh dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS