Array

Kemarau Datang, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya Sebelum Ditanami

Selasa, 02 Juli 2019 | 07:51 WIB
Kemarau Datang, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya Sebelum Ditanami
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Dok : Kementerian Pertanian).

Suara.com - Saat ini musim kemarau tiba, bahkan terjadi kekeringan di sejumlah daerah. Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebelum mulai menanam padi.

Dengan membayar premi Rp 36 ribu per hektare per musim, petani yang sawahnya terkena bencana banjir dan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dapat klaim (ganti) Rp 6 juta per hektare, bila mengalami gagal panen akibat kekeringan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, harga premi AUTP ini relatif sangat murah. Manfaatnya sangat besar bagi petani, terutama di musim kemarau seperti saat ini.

"Sebelum mulai menanam sebaiknya didaftarkan asuransi dulu. Bayarnya tidak mahal, karena disubsidi Ppmerintah. Petani yang sawahnya kekeringan dapat ganti Rp 6 juta per hektare," ujarnya, Jakarta, Sabtu (28/6/2019). 

Menurut Sarwo Edhy, AUTP merupakan cara Kementan untuk melindungi usaha tani agar mereka masih bisa melanjutkan usahanya ketika terkena bencana banjir, kekeringan atau serangan OPT. Premi asuransi tani tersebut, sampai saat ini masih disubsidi pemerintah, yaitu Rp 144 ribu per hektare.

“Kami harap, semua petani padi bisa mendaftar sebagai anggota AUTP, karena harga preminya murah dan sangat bermanfaat," ujarnya.

AUTP saat ini tak hanya diperuntukkan bagi petani yang lahan sawahnya berada di kawasan rawan bencana dan serangan OPT. Tetapi juga untuk petani yang lahan sawahnya aman dari bencana. Sebab, yang namanya bencana atau serangan OPT itu tak bisa diduga.

“AUTP  akan terus kami sosialisaikan ke petani, karena ini menjadi bentuk perlindungan kepada mereka, dan saat ini sudah banyak petani yang sudah menjadi anggota AUTP, " papar Sarwo Edhy.

Data Kementan menyebutkan, jumlah petani peserta AUTP dari tahun ke tahun terus meningkat. Adapun dari target  1 juta hektaree, realisasi AUTP pada tahun 2018 tercapai 806.199,64 hektare, atau 80,62 persen. Sementara itu, klaim kerugian yang diajukan petani mencapai 12.194 hektare atau sebesar 1,51 persen. 

Baca Juga: Jalankan Amanat Presiden Jokowi, Kementan efesiensi Belanja Alistan

Sarwo Edhy mengatakan, pengembangan AUTP pun tak menemui banyak kendala. Artinya, pembayaran klaim yang dilakukan PT Jasindo sampai saat ini berjalan lancar.

Bahkan untuk mempermudah pendaftaran dan pendataan asuransi, Kementan bersama PT Jasindo menerbitkan layanan berbasis online melalui Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). 

Untuk informasi, hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan hingga tanggal 20 Juni 2019 dan prakiraan peluang curah hujan sangat rendah (< 20 milimeter per 10 hari), telah terjadi hari tanpa hujan (HTH) berturutan pada beberapa wilayah yang berdampak pada potensi kekeringan meteorologis (iklim) dengan status SIAGA hingga AWAS di beberapa daerah. 

Status AWAS (telah mengalami HTH >61 hari dan prospek peluang curah hujan rendah <20milimeter per dasarian pada 20 hari mendatang >80 persen ). Ini terjadi di sebagian besar Yogyakarta - Jawa Timur (Sampang dan Malang), Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat (Indramayu), dan Bali (Buleleng).

Sedangkan status SIAGA (telah mengalami HTH >31 hari dan prospek peluang curah hujan rendah <20milimeter per dasarian pada 20 hari mendatang >80 persen) terjadi di Jakarta Utara, Banten (Lebak dan Tangerang), Nusa Tenggara Barat dan sebagian besar Jawa Tengah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI