Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan

Chandra Iswinarno | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Senin, 08 Juli 2019 | 12:55 WIB
Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan
Dirjen Tanaman Pangan Kementan Sumarjo Gatot Irianto. [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Suara.com - Untuk mengurangi dampak kekeringan pada lahan pertanian selama musim kemarau tahun ini, kementerian pertanian (kementan) akan membuat posko mitigasi dan adaptasi kekeringan.

Langkah tersebut dilakukan karena Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini potensi kemarau ekstrim terjadi hingga September 2019.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan Sumarjo Gatot Irianto mengemukakan untuk mengantisipasi kemarau ekstrim, kementan menggelar rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan. Pihaknya juga melibatkan dinas pertanian kabupaten, dinas PU kabupaten serta kodim di wilayah terdampak kekeringan untuk melakukan mitigasi bencana kekeringan.

"Mitigasi bencana kekeringan tahun ini agak berbeda dari mitigasi kekeringan sebelumnya karena kita melibatkan wilayah yang ketika terjadi kekeringan justru jadi sumber pertumbuhan luas tanam baru," ujar Gatot, Senin (8/7/2019).

Gatot menambahkan, pada tahun ini BMKG memrediksi wilayah yang terancam terdampak kekeringan terutama di Pulau Jawa, Bali, NTB dan NTT. Sehingga untuk mengantisipasinya pihaknya meminta pemerintah daerah untuk membentuk posko adaptasi kekeringan.

"Arahan menteri pertanian bahwa setiap daerah yang terdampak maupun perluasan tanam area tanah membentuk posko adaptasi kekeringan yang diresmikan oleh
bupati," tambahnya.

Gatot menuturkan nantinya pemerintah daerah di setiap wilayah menjadi ketua untuk pendanaan mitigasi kekeringan. Sedangkan, untuk pengawasannya hanya melaporkan melalui foto yang diunggah ke grup untuk penanganan mitigasi kekeringan.

Selanjutnya, pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur mesin mobilisasi seperti mesin pompa, serta menyiapkan benih tanaman yang kuat dari dampak kekeringan.

"Kami dari tanaman pangan dan litbang juga menyiapkan benih, siang ini juga kami turun berkas kalo memungkinkan sesuai dengan kondisi pertanian yang memerlukan bantuannya langsung eksekusi," terangnya.

Sebelumnya, Pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap daerah yang berpotensi mengalami kekeringan, puso, hingga kebakaran lahan. Musim kemarau kali ini diprediksi akan lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan pantauan BMKG, puncak musim kemarau diprakirakan terjadi Juli - Agustus 2019. Musim kemarau dapat menjadi ancaman bagi tanaman padi.

Hingga saat ini, sejumlah daerah yang mengalami kekeringan dan terancam puso atau gagal panen. Wilayah tersebut meliputi Ciamis seluas 1.040 hektare, Cianjur seluas 1.007 hektare dan Jawa Timur 24.633 hektare. Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengalami puso seluas 1.992 hektare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Kemarau 2019, Pemerintah Waspada pada Daerah Berpotensi Puso

Musim Kemarau 2019, Pemerintah Waspada pada Daerah Berpotensi Puso

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 08:10 WIB

Dam Parit Girimukti Buktikan Bisa Antisipasi Kemarau

Dam Parit Girimukti Buktikan Bisa Antisipasi Kemarau

Bisnis | Sabtu, 29 Juni 2019 | 18:15 WIB

Suhu Dingin Kota Malang Berpotensi Capai 14 Derajat Saat Puncak Kemarau

Suhu Dingin Kota Malang Berpotensi Capai 14 Derajat Saat Puncak Kemarau

Jatim | Senin, 24 Juni 2019 | 15:09 WIB

BMKG: Indonesia Dilanda Musim Kemarau Lebih Kering Sampai Agustus 2019

BMKG: Indonesia Dilanda Musim Kemarau Lebih Kering Sampai Agustus 2019

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 17:38 WIB

Waspada, Gelombang di Selatan Jateng Bisa Capai 6 Meter saat Kemarau

Waspada, Gelombang di Selatan Jateng Bisa Capai 6 Meter saat Kemarau

News | Selasa, 28 Mei 2019 | 08:21 WIB

Terkini

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:51 WIB

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:32 WIB