Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Hadapi Kemarau, Kementan Imbau Petani Maksimalkan Penggunaan Alsintan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 12 Juli 2019 | 07:43 WIB
Hadapi Kemarau, Kementan Imbau Petani Maksimalkan Penggunaan Alsintan
Mentan, Andi Amran Sulaiman. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau dinas pertanian di kabupaten dan kota untuk memaksimalkan batuan alat mesin pertanian (alsintan) agar petani dapat terus berproduksi. Imbauan ini diberikan untuk menghadapi musim kemarau yang terjadi tahun ini.

Sebagian besar wilayah Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sudah tidak mengalami hujan selama 30 hari. Lebih dari 100 kota dan kabupaten di Indonesia terdampak kekeringan, dengan total 102.654 hektare dan puso 9.940 hektare.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, pemanfaatan alsintan dapat mendukung upaya mitigasi kekeringan.

"Alsintan dapat mendukung mitigasi kekeringan dan stok pompa di dinas kabupaten sebaiknya segera disalurkan ke daerah terdampak kekeringan. Pemanfaatan alsintan dapat mengamankan standing crop dan memitigasi kekeringan," ujarnya, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Sarwo juga mengatakan, upaya lain untuk mitigasi kekeringan adalah dengan memanfaatkan sumber air, yang mana sudah ada 11.654 unit embung pertanian dan 4.042 irigasi perpompaan dekat daerah-daerah terdampak kekeringan.

Sarwo menambahkan, jumlah pompa air yang dialokasikan oleh Kementan pada 2015 - 2018 adalah 93.860 unit, dan khusus di daerah terdampak kekeringan tersedia 19.999 unit.

"Kekeringan diperkirakan akan berlanjut beberapa bulan ke depan. Antisipasi dilakukan dengan memanfaatkan pompa air dan membangun potensi sumber air, diperkirakan bisa menyelesaikan kekeringan. Pengamanan standing crop dilakukan oleh semua pihak, sehingga diharapkan bisa terselesaikan dengan baik," ujarnya.

Sarwo menyarankan para petani untuk memaksimalkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Pada 2019, pihaknya menargetkan subsidi premi AUTP mencapai satu juta hektare dan sampai saat ini pelaksanaannya di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara baru mencapai 232.255 hektare.

Dengan AUTP, petani bisa mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 6 juta saat gagal panen dan sebagai modal bertanam di musim berikutnya.

baca juga

"Segera lakukan pengajuan ganti rugi bagi petani yang lahan sawahnya terkena puso dan terdaftar AUTP," saran Sarwo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Kemarau, Begini Cara Petani Magetan Cegah Tanaman Puso

Musim Kemarau, Begini Cara Petani Magetan Cegah Tanaman Puso

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2019 | 07:52 WIB

Kementan Gelar Rakor dengan TNI, Atasi Dampak Kekeringan 2019

Kementan Gelar Rakor dengan TNI, Atasi Dampak Kekeringan 2019

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2019 | 08:00 WIB

Musim Kemarau Tahun Ini, Pemerintah Antisipasi Kegagalan Panen

Musim Kemarau Tahun Ini, Pemerintah Antisipasi Kegagalan Panen

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2019 | 09:43 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan

Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 12:55 WIB

Musim Kemarau 2019, Pemerintah Waspada pada Daerah Berpotensi Puso

Musim Kemarau 2019, Pemerintah Waspada pada Daerah Berpotensi Puso

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 08:10 WIB

Jalankan Amanat Presiden Jokowi, Kementan efesiensi Belanja Alistan

Jalankan Amanat Presiden Jokowi, Kementan efesiensi Belanja Alistan

Bisnis | Minggu, 30 Juni 2019 | 23:43 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB