Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wajib Tahu, Ini 4 Risiko Ambil Pinjaman Cepat Online

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 30 Juli 2019 | 11:28 WIB
Wajib Tahu, Ini 4 Risiko Ambil Pinjaman Cepat Online
Ilustrasi pinjaman online. (Dok : Kredivo)

Suara.com - Punya niat buat mengajukan pinjaman cepat ke financial technology (fintech)? Boleh saja, tapi usahakan untuk memilih fintech pinjaman online yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ya.

Salah satunya ada Kredivo, yang punya suku bunga pinjaman paling rendah, yaitu 2,95 persen per bulan, namun batas limit kreditnya maksimal bisa sampai Rp 30 juta!

Namun sebelum pilah-pilih fintech mana yang tepat, kamu juga perlu tahu dulu bahwa ada 4 risiko yang bisa menyertai keputusanmu dalam mengajukan pinjaman ke fintech. Berikut ini ulasannya.

Suku bunga dan biaya provisi yang tinggi
Selain Kredivo, sebagian besar fintech pinjaman online yang ada saat ini menerapkan suku bunga mulai dari 0,7 persen sampai 1 persen per hari. Jika diakumulasi dalam tempo 30 hari, maka suku bunganya saja sudah 30 persen per 30 hari. Belum ditambah dengan tambahan biaya provisi yang dipotong langsung saat pencairan dana pinjaman sekitar 8 persen.

Siapa pun rasanya bakal keberatan menerima tingkat suku bunga yang demikian tinggi. Namun biasanya, karena kondisinya kepepet, kebanyakan orang jadi nggak pikir panjang untuk apply pinjaman dengan bunga selangit ini. Giliran sudah jatuh tempo, baru sadar kalau jumlah angsurannya terlalu banyak.

Sebagai lembaga multifinansial yang menyediakan fasilitas kredit online, Kredivo hanya mematok suku bunga 2,95 persen per bulan, baik untuk cicilan barang atau pinjaman tunai. Cicilan barang pakai Kredivo bisa dilakukan di 250 lebih e-commerce atau merchant yang sudah jadi partner resmi Kredivo, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Shopee, dan sebagainya. Cicilan berlaku untuk minimal pembelanjaan Rp 1 juta, tanpa uang muka. Kamu bisa pilih tenor 3 / 6 / 12 bulan apabila mencicil menggunakan Kredivo di e-commerce atau merchant tersebut.

Cepat cairnya, cepat juga tempo pembayarannya
Pencairan pinjaman yang cepat, dalam tempo sehari dua hari kerja, bukan didapat dengan ‘gratis’, lho. Ini biasanya, kalau tak dibarengi dengan biaya provisi yang tinggi, pasti tenor pinjamannya juga singkat. Kalau telat bayar, siap-siap kena denda yang persentasenya juga tentu tak sedikit. Berbeda dengan bank atau lembaga keuangan konvensional yang punya opsi tenor yang lebih variatif dan bisa tahunan.

Tapi tenang saja. Ada Kredivo yang bisa kasih kamu opsi tenor mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal hingga 6 bulan untuk pinjaman cepat. Jenis pinjaman cepatnya sendiri ada dua, yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Pinjaman mini berlaku untuk minimal pengajuan pinjaman sebesar Rp 500 ribu, sedangkan pinjaman jumbo berlaku untuk minimal pengajuan pinjaman sebesar Rp 1 juta.

Fitur pinjaman cepat di aplikasi Kredivo hanya berlaku bagi pengguna yang sudah terdaftar sebagai akun Premium. Jadi di awal, ketika mendaftar Kredivo, kamu akan diberikan sejumlah limit yang bentuknya nontunai. Maksimal limit yang diberikan Kredivo bisa mencapai hingga Rp 30 juta. Limit ini bisa dipakai sesuai fasilitas kredit yang disediakan Kredivo, seperti cicilan barang atau dicairkan menjadi pinjaman tunai.

Beberapa fitur pada HP akan diminta aksesnya
Karena termasuk jenis pinjaman tanpa jaminan dan berisiko tinggi, setiap aplikasi fintech pinjaman cepat online sudah pasti akan meminta akses ke berbagai fitur di handphone kamu. Fitur ini biasanya meliputi kontak, GPS/lokasi, histori SMS dan telepon, hingga kamera.

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa kamu adalah ‘orang’ yang benar-benar nyata dan asli, bukan fiktif dan kamu bisa bertanggungjawab atas pinjaman yang sudah diajukan. Ini juga sekaligus upaya untuk menghindari fintech dari kerugian kalau-kalau ada pengajuan pinjaman yang sifatnya fiktif.

Biasanya, fintech pinjaman online hanya akan memproses pendaftaran atau pengajuan yang mana penggunanya memberikan akses ke fitur-fitur yang diminta. Kalau nggak, ya siap-siap ditolak pengajuannya karena begitulah cara kerja fintech. Untuk hal ini, pilihan ada di tanganmu.

Data pribadi yang terancam tersebarluas apabila menggunakan fintech ilegal
Ini adalah hal yang harus kamu perhatikan di awal, menggunakan fintech ilegal yang tidak terdaftar di OJK sama artinya dengan menyerahkan data-data pribadimu kepada pihak yang tidak bertanggungjawab. Fintech ilegal biasanya tidak memiliki teknologi keamanan yang mumpuni pada aplikasinya dan juga tidak memiliki kebijakan privasi, serta jaminan perlindungan data nasabah yang jelas.

Idealnya, fintech yang legal dan aman sudah menerapkan teknologi enkripsi data, seperti halnya Kredivo. Teknologi inilah yang salah satunya akan melindungi data pribadi nasabah, sehingga tidak bisa dibaca pihak manapun yang tidak diberi izin atau memiliki pengetahuan khusus.

Kalau sudah paham 4 risiko di atas, maka sebaiknya kamu bisa lebih bijak dalam mempertimbangkan penggunaan fintech, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkomsel Mitra Inovasi Tanam Investasi di Kredivo

Telkomsel Mitra Inovasi Tanam Investasi di Kredivo

Tekno | Jum'at, 05 Juli 2019 | 11:20 WIB

Satgas Temukan 140 Fintech Ilegal, Minta Penjelasan Kominfo

Satgas Temukan 140 Fintech Ilegal, Minta Penjelasan Kominfo

Tekno | Kamis, 04 Juli 2019 | 05:10 WIB

Atasi Fintech Ilegal, OJK Dorong Pembentukan UU Perlindungan Data Pribadi

Atasi Fintech Ilegal, OJK Dorong Pembentukan UU Perlindungan Data Pribadi

Tekno | Sabtu, 15 Juni 2019 | 06:25 WIB

Traveling Makin Gampang, Kredivo - Citilink Tawarkan Kredit Instan

Traveling Makin Gampang, Kredivo - Citilink Tawarkan Kredit Instan

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2019 | 03:05 WIB

17 Juta Pelajar Sudah Mulai Menabung, Nilainya Capai Rp 6,64 Triliun

17 Juta Pelajar Sudah Mulai Menabung, Nilainya Capai Rp 6,64 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2019 | 15:39 WIB

OJK Berikan Dua Tips Agar Terhindar dari Investasi Bodong

OJK Berikan Dua Tips Agar Terhindar dari Investasi Bodong

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 13:33 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB