Laut Karawang Tercemar Tumpahan Minyak, Susi Minta Ini ke Pertamina

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:26 WIB
Laut Karawang Tercemar Tumpahan Minyak, Susi Minta Ini ke Pertamina
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penangkapan kapal Vietnam di laut Natuna Utara, Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2/2019). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Menteri Kelautan dan perikanan, Susi Pudjiastuti meminta PT Pertamina (Persero) untuk menambah oil boom untuk mengantisipasi tumpahan minyak di pesisir Karawang, Jawa Barat. Hal tersebut dilakukan supaya tumpahan minyak tidak sampai daratan.

Oil boom merupakan peralatan yang digunakan untuk melokalisir atau mengurung tumpahan minyak di air. Menurutnya ini menjadi pelajaran bagi Pertamina supaya memiliki oil boom lebih banyak.

"Memang ada kendala kita pelajari ke depan oil boom itu kita harus punya stok lebih banyak, supaya likuid tidak nyampai ke pingir tertiup angin dan sebagainya," ujar Susi Pudjiastuti, Kamis (1/8/2019).

Kemudian, ia mengapresiasi langkah Pertamina dengan membuat posko untuk masyarakat yang terkena dampak dan pemulihan laut yang terdampak minyak. Menurutnya pemulihan bisa dilakukan baik jangka pendek dan jangka panjang dengan waktu hingga 6 bulan.

"Ini sudah ditangai dan dihandel, kita akan memastikan recovery ini tdak berjalan sekarang saja tapi terus menerus. Dampak lingkungan tidak mungkin selesai satu bulan dua bulan minimal 6 bulan," tambahnya.

Menteri yang terkenal dengan jargon "Tenggelamkan" ini awalnya mengira tumpahan minyak yang terjadi di wilayah Karawang akan tercampur dengan air. Namun, tumpahan minyak hanya akan tercampur bila sampai ke daratan.

"Memang kalau ke darat itu jadi lengket, campur dengan pasirnya. Jadi sebetulnya tidak bisa di disolve cuman kita identifikasi dengan tempat yang terkena serpihan-serpihan itu mirip jeli seperti jeli agar-agar itu," terangnya.

Untuk diketahui, minyak Pertamina tumpah di pesisir Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 7 desa tercemar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, menyatakan minyak yang tumpah adalah jenis minyak mentah.

"Dari hasil laporan monitoring, ada tujuh desa yang terkendala dampak kebocoran minyak mentah milik Pertamina," kata Kabid Kedaruratan BPBD setempat Ruchimat, di Karawang, Rabu (24/7/2019) malam.

baca juga

Tujuh desa yang terkena dampak bocornya minyak mentah itu di antaranya Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar, Desa Pakis Kecamatan Pakisjaya, serta Desa Sungaibuntu Kecamatan Pedes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

Minyak Pertamina Tumpah, Menteri Susi Cerita Relawan Sulit Terobos Pantura

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

Walhi: Minyak Tumpah Pertamina Mengalir ke Bekasi sampai Kepulauan Seribu

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Tumpahan Minyak di Karawang Diduga Jangkau Pesisir Utara Banten

Tumpahan Minyak di Karawang Diduga Jangkau Pesisir Utara Banten

Banten | Rabu, 31 Juli 2019 | 20:17 WIB

Terkini

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital

Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Persembahkan Trofi Untuk Masyarakat Indonesia

Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Persembahkan Trofi Untuk Masyarakat Indonesia

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ole Romeny Bawa Jersi Marselino Saat Indonesia Juara: Dia Ada untuk Saya Sejak Hari Pertama

Ole Romeny Bawa Jersi Marselino Saat Indonesia Juara: Dia Ada untuk Saya Sejak Hari Pertama

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:56 WIB

Kasus PT DSI Masuk Babak Baru, Bareskrim Pasang Plang dan Sita Sejumlah Aset

Kasus PT DSI Masuk Babak Baru, Bareskrim Pasang Plang dan Sita Sejumlah Aset

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×