Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Pertama Kali Lihat Sapi Disembelih, Destry Damayanti Menangis

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 11 Agustus 2019 | 11:10 WIB
Pertama Kali Lihat Sapi Disembelih, Destry Damayanti Menangis
Destry Damayanti menyaksikan penyembelihan hewan kurban. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) ikut menggelar pemotongan hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1440 Hijriah. Beberapa pejabat terpantau hadir dalam pemotongan hewan kurban tersebut.

Diantaranya, Deputi Gubernur Senior (DGS) yang baru dilantik Destry Damayanti, hingga Deputi Gubernur Erwin Rijanto turut hadir dalam pemotongan hewan kurban di kompleks perkantoran BI, Jakarta.

Saat pemotongan hewan kurban berlangsung, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti seketika langsung meneteskan air mata.

Destry yang hadir mengenakan gamis berwarna biru ini mengaku, baru pertama kali melihat hewan kurban disembelih, sehingga hal itu yang membuatnya terharu sampai meneteskan air mata.

"Jujur ini baru pertama kali ini saya melihat hewan di potong ya. Terus kalau udah gitu nangis lagi. Saya katakan, berkurban ini adalah masalah syukur dan ikhlas jadi membayangkan kita sebagai hewan itu dia mau berkorban gitu buat kita semua itu adalah suatu hal yang luar biasa," kata Destry saat ditemui di Kompleks Perkantoran, Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Bagi Destry terdapat dua makna Idul Adha pertama bersyukur dan kedua ikhlas. Ia menerangkan, setiap umat manusia harus selalu bersyukur apa yang diberikan oleh Sang Pecipta.

"Dan kita ikhlas bahwa kita harus bisa berbagi kepada masyarakat-masyarakat lain yang tentunya membutuhkan daripada kita. Jadi buat saya dua hal itu, syukur dan iklas benar-benar seyogyanya mewarnai ibadah kita," tutur dia.

Selain itu, Mantan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan ini melihat adanya pemerataan hewan kurban di seluruh Indonesia. Artinya, ketersediaan hewan kurban di seluruh Indonesia merata atau bisa dikatakan cukup.

"Apalagi kita liat juga betapa pemerataan itu terjadi walaupun kita di pusat juga ada kumpulan hewan kurban di wilayah juga ada, tapi mungkin ada beberapa yang lebih membutuhkan daripada ketersediaan hewan kurban yang ada disana akhirnya dibagi secara merata dari pusat itu satu jadi masalah pemerataan dalam hal berbagi itu luar biasa sekali," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Sapi Limosin Presiden Jokowi Disembelih di Masjid Istiqlal

Momen Sapi Limosin Presiden Jokowi Disembelih di Masjid Istiqlal

News | Minggu, 11 Agustus 2019 | 11:01 WIB

Telkomsel Buka Penyaluran Hewan Kurban Digital untuk Idul Adha

Telkomsel Buka Penyaluran Hewan Kurban Digital untuk Idul Adha

Tekno | Minggu, 11 Agustus 2019 | 09:15 WIB

Kurban Sapi Tapi Patungan atau Kambing Sendirian, Lebih Baik Mana?

Kurban Sapi Tapi Patungan atau Kambing Sendirian, Lebih Baik Mana?

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 16:54 WIB

Terkini

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:20 WIB

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:18 WIB

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB