Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah menerapkan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT DSI untuk komoditas batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy.
  • Menko Perekonomian menegaskan kebijakan ekspor tersebut tidak menghambat hilirisasi nikel serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
  • Kebijakan yang akan diterapkan penuh pada tahun 2027 ini bertujuan memperkuat pengawasan perdagangan serta mencegah praktik kecurangan ekspor.

Suara.com - Pemerintah memastikan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), tidak akan menghambat agenda hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan komoditas ferroalloy yang masuk dalam tahap awal kebijakan ekspor satu pintu, berbeda dengan produk-produk hilir yang selama ini menjadi tulang punggung industri baterai dan kendaraan listrik.

Penegasan itu disampaikan Airlangga, merespons pertanyaan mengenai potensi dampak kebijakan baru tersebut terhadap ambisi Indonesia menjadi salah satu pusat produksi kendaraan listrik terbesar di dunia.

Menurut Airlangga, ruang lingkup komoditas ferroalloy yang diatur dalam kebijakan tersebut mengacu pada sejumlah kode Harmonized System (HS) tertentu yang mencakup berbagai jenis produk paduan besi.

"Jadi sudah dijelaskan bahwa komoditasnya berbasis kepada HS itu mulai dari 72021100 sampai 72029900. Jadi itu ada berbagai komoditas di sana," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Ia menegaskan, pemerintah tetap mendorong pengembangan industri kendaraan listrik yang selama ini menjadi salah satu program strategis nasional.

Ilustrasi kendaraan listrik [Foto: ANTARA]
Ilustrasi kendaraan listrik [Foto: ANTARA]

Menurut dia, ekosistem EV berada pada tahapan industri yang lebih hilir dibandingkan produk ferroalloy yang masuk dalam kebijakan ekspor satu pintu.

"Dan yang kedua yang terkait dengan ekosistem EV, ekosistem EV adalah produk lebih hilir lagi, mulai dari konsentrat, katoda, anoda, sampai dengan prekursor. Nah itu tetap didorong karena ini adalah ekosistem yang sedang dibangun," ujarnya.

Airlangga menjelaskan, pembatasan dalam tahap awal kebijakan ekspor satu pintu hanya berlaku pada produk hasil proses awal, termasuk ferronikel.

baca juga

"Dan yang tadi dibatasi adalah turunan proses pertamanya, yaitu ferronickel," katanya.

Pemerintah sebelumnya, mengumumkan penerapan tata kelola ekspor baru melalui PT DSI untuk tiga komoditas strategis, yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy. Kebijakan tersebut mulai memasuki masa transisi pada 1 Juni 2026 sebelum diterapkan secara penuh pada awal 2027.

Melalui skema tersebut, pemerintah ingin memperkuat pengawasan ekspor dan meningkatkan validitas data perdagangan komoditas sumber daya alam strategis.

Selain itu, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk mencegah praktik under invoicing, transfer pricing, serta pelarian devisa hasil ekspor yang dinilai berpotensi merugikan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:24 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:58 WIB

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:48 WIB

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Purbaya Klaim BUMN Ekspor PT DSI Akan Diawasi Kemenkeu dan K/L Lain Demi Cegah Monopoli

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:53 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×