Sri Mulyani Patahkan Pesimisme Rizal Ramli soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:50 WIB
Sri Mulyani Patahkan Pesimisme Rizal Ramli soal Pertumbuhan Ekonomi RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pendapat saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019). [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) hingga akhir tahun ini tidak akan melebar. Bahkan ia optimis hingga akhir tahun CAD hanya di level 2,4 persen.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, untuk memecahkan masalah CAD tersebut, pihaknya siap membantu kementerian terkait dan pemerintah daerah. Salah satunya yaitu dengan membantu untuk meningkatkan ekspor.

"Kami siap menggunakan instrumen fiskal untuk membantu kementerian terkait dan juga inisiatif dari pemerintah daerah untuk bisa meningkatkan ekspor," ujar Sri Mulyani, Selasa (13/8/2019).

Kemudian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa kementerian terkait untuk menekan impor. Salah satunya dengan Kementerian ESDM terkait impor migas yang menjadi penyumbang defisit.

"Kementerian terkait apakah itu moneter energy karena ini berhubungan dengan migas, Kementerian Perdagangan, Kementerian Industri, Kementerian Pertanian semuanya yang memiliki portofolio dimana penyumbang dari trade maupun account deficit," tambahnya.

Sebelumnya, Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli merasa pesimis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya, ia meramal bahwa ekonomi Indonesia tak bisa tumbuh tinggi, bahkan bisa terpuruk.

Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Rizal Ramli mengatakan, keterpurukan ekonomi Indonesia ini terlihat dari indikator-indikator pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yang makin melebar.

Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mencatat Defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) pada kuartal II 2019 sebesar 8,4 miliar dolar AS atau 3,04 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Raihan CAD Kuartal II lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, 7 miliar dolar AS atau 2,6 persen dari PDB.

baca juga

"Kami ingin mengatakan bahwa tahun ini ekonomi Indonesia akan makin nyungsep PE nya paling hanya 4,5 persen. Pemerintah awal tahun katakan PE Indonesia bakal 5,2 persen tapi data terakhir 5,0 persen. Dugaan kami anjlok terus jadi 4,5 persen kemudian indikator makro tunjukkan kecendrungan makin merosot," kata dia dalam konferensi Pers di Kantornya, Jalan Tebet Dalam Raya IV, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizal Ramli Ramal Ekonomi Indonesia Tak Bisa Tumbuh Bahkan Terpuruk

Rizal Ramli Ramal Ekonomi Indonesia Tak Bisa Tumbuh Bahkan Terpuruk

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2019 | 15:45 WIB

Indonesia Sulit Maju Karena Lebih Banyak Perantara Daripada yang Kerja

Indonesia Sulit Maju Karena Lebih Banyak Perantara Daripada yang Kerja

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 14:04 WIB

Sri Mulyani Sindir Anggaran Pendidikan Tinggi Tapi Hasilnya Tak Memuaskan

Sri Mulyani Sindir Anggaran Pendidikan Tinggi Tapi Hasilnya Tak Memuaskan

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 10:55 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×