Kerusuhan Papua Berpotensi Ancam Investasi di Indonesia

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:29 WIB
Kerusuhan Papua Berpotensi Ancam Investasi di Indonesia
Massa aksi saat berada di Taman Imbi, Kota Jayapura sebelum menuju ke Kantor Gubernur Papua. [Jubi]

Suara.com - Eko Listianto, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memprediksi kerusuhan di Manokwari Papua bisa berdampak pada perekonomian Indonesia. Iklim Investasi RI akan menjadi negatif.

Eko mengatakan, kerusuhan tersebut bisa menggoyang persepsi investor terhadap keamanan di Indonesia. Terlebih Papua memiliki industri tambang yang seksi bagi investor.

"Kalau berkepanjangan, biasanya dia punya imbas ke persepsi investor. Terutama Papua kita kenal sebagai sektor-sektor yang banyak menarik investasi tambang," kata Eko di Kantor INDEF, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019).

Dia menambahkan, perspektif keamanan ini juga akan membuat kondisi investasi semakin memburuk karena saat ini tren investasi tambang sedang menurun.

"Pertumbuhannya sangat rendah karena investasi tambang disana sedang tidak bagus kan. Nah ya imbas ke ekonomi sih terutama gambaran keamanan investasi di sana, kalau berlarut -larut ya," tambahnya.

Kontribusi Papua untuk ekonomi RI secara makro, kata Eko juga tidak terlalu besar meskipun di sana terdapat tambang emas terbesar dunia di Grasberg, Papua yang dikelola PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Kalau nilai secara total masih kecil, cuma saya tak tau kalau kontribusi Freeportnya dari pajaknya cukup besar ya. Tapi secara makro Papua masih kecil, mungkin kurang dari 5 persen," tuturnya.

Untuk diketahui, kerusuhan di Manokwari pada hari ini diduga merupakan buntut dari penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

Massa yang berasal dari sejumlah elemen melakukan aksi menyikapi adanya tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang ditangkap di Surabaya.

Dari aksi tersebut berubah menjadi kerusuhan. Massa pun dilaporkan melakukan pembakaran terhadap kantor DPRD Papua Barat.

Dilaporkan, kerusuhan menjalar ke wilayah lain termasuk Jayapura dan Sorong. Bahkan, massa dilaporkan membakar Lembaga Pemasyarakaan di Sorong dan perusakan bandara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesalkan Insiden Surabaya dan Manokwari, PDIP Minta Kader Aktif Silaturahmi

Sesalkan Insiden Surabaya dan Manokwari, PDIP Minta Kader Aktif Silaturahmi

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 21:53 WIB

Jalan di Manokwari Masih Diblokade, Polri Ajak Dialog Para Demonstran

Jalan di Manokwari Masih Diblokade, Polri Ajak Dialog Para Demonstran

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 20:47 WIB

Kerusuhan Manokwari, Polri Klaim Aparat Tak Dibekali Peluru Tajam

Kerusuhan Manokwari, Polri Klaim Aparat Tak Dibekali Peluru Tajam

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 20:11 WIB

Ini Kata Warga Pendatang di Jayapura, Soal Aksi Rakyat Papua

Ini Kata Warga Pendatang di Jayapura, Soal Aksi Rakyat Papua

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 20:07 WIB

Selain Ancam Lumpuhkan Sentani, Ormas di Jayapura Kutuk Aksi Rasisme FPI

Selain Ancam Lumpuhkan Sentani, Ormas di Jayapura Kutuk Aksi Rasisme FPI

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:58 WIB

Halau Napi Kabur saat Kerusuhan, Petugas Lapas Sorong Luka-luka

Halau Napi Kabur saat Kerusuhan, Petugas Lapas Sorong Luka-luka

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:44 WIB

Dilempari Batu Pendemo, Napi Mengamuk dan Bakar Lapas Sorong

Dilempari Batu Pendemo, Napi Mengamuk dan Bakar Lapas Sorong

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:34 WIB

Tanggapan Jokowi soal Kerusuhan di Manokwari

Tanggapan Jokowi soal Kerusuhan di Manokwari

Video | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:34 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB