Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 06 September 2019 | 09:30 WIB
Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal
"Workshop Sistem Informasi Pelaksanaan Program Perluasan Areal (Siperal)", di Hotel Savero Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk mengefektifkan penyediaan informasi pelaksanaan berbagai kegiatan, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan perlu satu pengelolaan sistem. Hal itu dilakukan dengan menggelar "Workshop Sistem Informasi Pelaksanaan Program Perluasan Areal (Siperal)", di Hotel Savero Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).

Melalui kegiatan ini, Kementan terus berupaya memperluas areal pertanian. Workshop dibuka oleh Plh Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Mulyadi Hendiawan, dan diikuti Dinas Pertanian Provinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten pelaksana kegiatan cetak sawah 2018 dan 2019.

Pada kesempatan itu, Mulyadi mengatakan, mencermati dinamika pengawalan oleh instansi pengawasan (APIP/Inspektorat Jenderal, BPKP dan/atau BPK) serta rentang kendali sebaran alokasi kegiatan dan wilayah pelaksanaan, maka efektivitas penyediaan informasi dari pelaksanaan kegiatan perlu diupayakan dengan pengelolaan sistem.

"Worshop ini kami anggap sangat penting dan merupakan tindak lanjut Instruksi  Menteri Pertanian Nomor. 02/INST/PW.120/M/6/2019 tentang Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Belanja Pemerintah dan Belanja yang Berasal Pinjaman Internasional Bank For Reconstruktion And Development (IBRD) pada Kementerian Pertanian Tahun 2016 - 2018 terhadap Rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Nomor 6/LHP/XVII/02/2019 tanggal 26 Februari 2019," jelasnya.

Dalam arahannya, ia menyampaikan, kegiatan cetak sawah merupakan salah satu kegiatan prioritas Kementan, sehingga pertanggungjawaban kegiatan, baik secara teknis, administrasi maupun keuangan, menjadi ukuran akuntabilitas pelaksanaan suatu kegiatan.

"Sistem harus mudah dimanfaatkan, baik dari proses penginputan maupun aksesibilitas, sehingga dapat membantu para pihak untuk mengakses informasi dalam menentukan kebijakan pemanfaatan kegiatan cetak sawah yang telah kita laksanakan," kata Mulyadi.

Pengguna Sistem Informasi Pelaksanaan Program Perluasan Areal (Siperal) adalah petugas pelaporan dari Dinas Pertanian Kabupaten pelaksana kegiatan cetak sawah. Data target dan realisasi kegiatan (konstruksi dan bantuan saprodi) di-input dan dokumen teknis (CPCL, Kontrak), dokumen Adminstrasi (SPJ, Kwitansi/nota pembelian), serta dokumen keuangan (SP2D, rekening kontrak) basis data kelompok tani (penerima kegiatan cetak sawah) di-upload sesuai pada ruang yang telah disediakan pada sistem.

"Akses pemanfaatan sistem dilakukan dengan username dan password yang disediakan, baik untuk Dinas Pertanian Kabupaten, Dinas Pertanian Propinsi pelakasana kegiatan cetak sawah dan Direktorat Perluasan dan Perlindungan Lahan serta para pemanggu kepentingan," paparnya.

Alokasi wilayah (kabupaten/kecamatan/desa) cetak sawah berubah setiap tahunnya. Hal ini bertujuan untuk pemerataan secara proporsi, sehingga beberapa database telah disediakan secara sistem, misalnya data provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa.

"Sedangkan data nama kelompok tani/gapoktan, luasan areal pelaksanaan kegiatan, titik koordinat dan data kelompok dapat di-input secara manual pada sistem," tambahnya.

baca juga

Untuk kemudahan pengoprasian atau penggunaan, pada sistem telah disediakan petunjuk pengoprasian sistem. Sehingga para user lebihmuda memahami langka-langkah atau setiap tahapan serta informasi penggunaan angka numerik.

"Hal ini dilakukan untuk keseragam data dan laporan yang dihasilkan," pungkasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan dan Pemprov Sumut Optimistis Mampu Tingkatkan Produksi Padi

Kementan dan Pemprov Sumut Optimistis Mampu Tingkatkan Produksi Padi

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 09:08 WIB

Percepat Target Produksi, Kementan Terapkan Teknologi 4.0

Percepat Target Produksi, Kementan Terapkan Teknologi 4.0

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 08:00 WIB

Pada 2020, Kartu Tani Dapat Digunakan Secara Nasional

Pada 2020, Kartu Tani Dapat Digunakan Secara Nasional

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 08:48 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Mentan : Buka Lahan dengan Alat Mesin Pertanian

Cegah Kebakaran Hutan, Mentan : Buka Lahan dengan Alat Mesin Pertanian

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 10:05 WIB

Kementan : Petani Rugi Bila Tak Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan : Petani Rugi Bila Tak Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 11:35 WIB

Mentan : Prestasi Kementan Merupakan Kerja Keras Segenap Jajaran

Mentan : Prestasi Kementan Merupakan Kerja Keras Segenap Jajaran

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 10:52 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×