Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:00 WIB
Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi
Presiden Jokowi dan Mentan, Andi A Sulaiman. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengikutserkan para petani di Sumatera Selatan dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menjawab tawaran ini, para petani Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) inipun menyatakan kesiapannya.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, dari target pengembangan Program Serasi 200 ribu hektare di Sumsel, pihaknya mengupayakan agar para petaninya ikut AUTP.

"Kita upayakan semua petani, kelompok tani yang ikut program Serasi, kita imbau untuk ikut asuransi program pemerintah," tambahnya, dalam Apresiasi Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian di Sumsel, Senin (19/8/2019).

Menurutnya, program asuransi pertanian yang dilaksanakan Kementan ini menjalankan amanat UU No 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

"Dalam Pasal 37, diamanahkan kepada pemerintah dan pemerintah daerah untuk melindungi usaha petani dalam bentuk asuransi pertanian," tambahnya.

Dalam AUTP, petani padi hanya dengan membayar premi Rp 36 ribu, dengan subsidi pemerintah Rp 144 ribu per hektare per musim. Jika ada musibah, baik banjir maupun kekeringan, atau terkena hama penyakit, maka petani bisa mendapatkan penggantian sebesar Rp 6 juta per hektare.

"Ketika petani mengalami musibah, dia bisa bangkit kembali dengan uang Rp 6 juta sebagai modal awal untuk budi daya padi kembali," kata Sarwo.

"Siap ikut AUTP?" tanya Sarwo kepada para peserta, yang diikuti sekitar 135 perwakilan petani Serasi di Sumsel. Mereka pun menjawab serempak, "Siap!"

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Antoni Alam mengatakan, program AUTP di lahan Serasi sangat diperlukan petani.

"Asuransi ini sangat tepat. Mudah-mudahan para petani Serasi bisa meningkatkan target kepesertaan asuransi AUTP di Sumsel," tambahnya.

Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan, Indah Megahwati menambahkan, upaya pemerintah dan pemerintah daerah mengikutkan petani  dalam program AUTP merupakan salah satu strategi untuk mencapai target kepesertaan AUTP di Sumsel, yang saat ini masih sekitar 29 persen.

"Kami ingin pada akhir Agustus, di tiga provinsi, yakni Kalsel, Sumsel, dan Sulsel, insya Allah akan mendapatkan sekitar 60 persen yang ikut asuransi," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:16 WIB

Barito Kuala Jadi Lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani

Barito Kuala Jadi Lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 12:14 WIB

Sawah di Lebak Puso, Kementan Ajak Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Sawah di Lebak Puso, Kementan Ajak Petani Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 09:21 WIB

Pupuk Berperan Penting Tingkatkan Produktivitas Tanaman Pertanian

Pupuk Berperan Penting Tingkatkan Produktivitas Tanaman Pertanian

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:51 WIB

Realisasi Premi Asuransi Ternak Sapi hingga Juli 2019 Capai Rp 17,48 M

Realisasi Premi Asuransi Ternak Sapi hingga Juli 2019 Capai Rp 17,48 M

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2019 | 08:14 WIB

Lindungi Lahan Pertanian, Purwakarta Tolak Izin Pembangunan Perumahan

Lindungi Lahan Pertanian, Purwakarta Tolak Izin Pembangunan Perumahan

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 08:16 WIB

Terkini

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB