Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal II 2019 Turun, Ini Biang Keroknya

Iwan Supriyatna

Rabu, 11 September 2019 | 15:44 WIB
Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal II 2019 Turun, Ini Biang Keroknya
Ilustrasi: Aplikasi asuransi jiwa. (Shutterstock)

Suara.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, total pendapatan premi asuransi jiwa mengalami perlambatan 3,6% di kuartal II 2019 menjadi Rp 90,25 triliun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 93,58 triliun.

Meski demikian, menurut Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, total pendapatan premi asuransi jiwa di kuartal II 2019 tersebut masih memiliki kontribusi terbesar terhadap total pendapatan asuransi jiwa di kuartal II 2019 yang mencapai 76,3%.

Budi menyampaikan, bahwa pencapaian total pendapatan industri asuransi jiwa Indonesia pada kuartal kedua 2019 mengalami peningkatan sebesar 31,9%, atau menjadi Rp 118,32 triliun dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya Rp 89,73 triliun.

"Pada kuartal kedua 2019, AAJI mencatat total pendapatan, dan manfaat yang dibayarkan serta jumlah agen berlisensi di industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan, meski total pendapatan premi mengalami perlambatan," ujar Budi di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, sebesar 60,5% dari total premi tersebut merupakan kontribusi dari premi bisnis baru yakni Rp 54,7 triliun atau mengalami perlambatan 8,8%.

Sementara 39,5% merupakan kontribusi dari premi lanjutan sebesar Rp 35,68 triliun, meningkat 5,8% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.

Perlambatan premi bisnis baru tersebut dipengaruhi oleh melambatnya kinerja saluran distribusi bancassurance sebesar 16,8% dan saluran keagenan sebesar 8,6% dan masing-masing berkontribusi sebesar 50,8% dan 27,5%.

Pendapatan premi bisnis baru yang berasal dari produk asuransi kesehatan memiliki kontribusi sebesar 5,9% dari keseluruhan total pendapatan premi bisnis baru, hal ini menunjukkan bahwa produk asuransi kesehatan tetap menjadi produk yang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Total pendapatan industri asuransi jiwa juga dipengaruhi oleh hasil investasi, yang meningkat 373,4%, menjadi Rp 22,84 triliun dibandingkan periode tahun lalu.

baca juga

Perbaikan kinerja hasil investasi asuransi jiwa dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang menguat, yaitu adanya penguatan IHSG pada awal 2019.

Sementara total aset kuartal II 2019 meningkat 10,1% senilai Rp 550,38 triliun, dibanding pencapaian periode yang sama di 2018 sebesar Rp 499,96 triliun, tercatat selama kuartal kedua 2017 sampai dengan kuartal kedua 2019, total aset perusahaan asuransi jiwa mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 5,6%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlindungan Diri atau Harta Benda, Mana Lebih Penting?

Perlindungan Diri atau Harta Benda, Mana Lebih Penting?

Bisnis | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 05:49 WIB

AAJI Sebut Profesi Agen Asuransi Masih Diminati Masyarakat

AAJI Sebut Profesi Agen Asuransi Masih Diminati Masyarakat

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 15:53 WIB

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2019 Turun 11,6 Persen

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2019 Turun 11,6 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2019 | 15:08 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×