Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

AAJI Sebut Profesi Agen Asuransi Masih Diminati Masyarakat

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2019 | 15:53 WIB
AAJI Sebut Profesi Agen Asuransi Masih Diminati Masyarakat
Konferensi Pers Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menilai profesi agen asuransi masih sangat diminati masyarakat. Sehingga, AAJI merasa optimis profesi agen asuransi akan meningkat setiap tahunnya.

Ketua Umum AAJI, Budi Tampubolon mengatakan saat ini, jumlah agen asuransi meningkat 0,4 persen menjadi 595.192 orang, dibandingkan periode tahun sebelumnya berjumlah 592.913 orang.

"AAJI akan terus mendukung kualitas tenaga pemasar, kami optimistis jumlah agen akan terus meningkat sehingga tiap tahun akan terus meningkat," kata Budi dalam konferensi pers di Rumah AAJI, Jalan Talang Betutu, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, AAJI juga terus meningkatkan kualitas tenaga pemasar asuransi. Salah satunya, mendorong ke dalam agen asuransi dengan perolehan premi jumbo (Milion Dolar Round Table/MDRT).

"Salah satunya, melalui peningkatan kapasitas maupun pemberian apresiasi yang setinggi-tingginya sebagai upaya untuk terus memotivasi kinerja yang lebih baik lagi," tutur dia.

Untuk mendorong MDRT, AAJI juga menggelar Seminar MDRT Day Indonesia dengan menghadirkan para pembicara baik lokal maupun asing yang memberikan motivasi dan cerita-cerita inspiratif bagi para agen asuransi.

Adapun untuk menjadi anggota MDRT, seorang agen asuransi perlu mengantongi premi dari penjualan asuransi pribadi sebesar Rp 583,4 miliar, akumulasi premi pertama per tahun.

Sementara itu, untuk masuk ke dalam kualifikasi yang lebih tinggi yakni Court of The Table (COT) dan Top of The Table (TOT), seorang agen harus mengumpulkan premi masing-masing sebesar Rp 1,75 triliun dan Rp 3,50 triliun.

Hingga Juli 2019, jumlah anggota MDRT Indonesia sebanyak 2.459 orang atau meningkat 20,06 persen dibandingkan dengan tahun 2018 yang berjumlah 2.048 orang. Dan Indonesia tahun ini masuk dalam urutan ke 10 top member seluruh dunia.

"Jadi tantangan kami adalah meningkatkan jumlah anggota MDRT dan menularkan spirit MDRT agar semakin banyak agen-agen asuransi yang berpredikat MDRT sehingga nasabah dapat terlayani dengan baik," ucap Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2019 Turun 11,6 Persen

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2019 Turun 11,6 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2019 | 15:08 WIB

Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Petugas KPPS Berguguran, Sri Mulyani Singgung Pentingnya Asuransi

Bisnis | Jum'at, 26 April 2019 | 13:44 WIB

Data AAJI: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal IV 2018 Turun 5 Persen

Data AAJI: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal IV 2018 Turun 5 Persen

Bisnis | Rabu, 27 Februari 2019 | 14:14 WIB

Terkini

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bius Lagu Kicau Mania dan Nasib Buruh dalam Sangkar Outsourcing

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:36 WIB

Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik

Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:27 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah

BPS Ungkap Inflasi Tahunan April Capai 2,42 Persen karena Rokok, Emas, hingga Biaya Kuliah

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:02 WIB

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:27 WIB

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Gegara Cuitan Trump, Iran Peringatkan AS: Jangan Berani Sentuh Selat Hormuz!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:21 WIB

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Tanda-tanda Ekonomi RI Lesu Muncul dari BPS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:14 WIB

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:01 WIB

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Momentum Tanggal Kembar Jadi Waktu Favorit Wisatawan Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:57 WIB