Menteri Susi Minta Bangkai Kapal Pencuri Ikan Diawetkan Jadi Monumen

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 September 2019 | 14:19 WIB
Menteri Susi Minta Bangkai Kapal Pencuri Ikan Diawetkan Jadi Monumen
Menteri Susi Pudjiastuti dalam balutan kebaya moderen. (Instagram/@susipudjiastuti115)

Suara.com - Menjelang akhir masa jabatnya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali mengingatkan bahwa sudah saatnya ada monumen pemberantasan penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing.

"Kita ingin juga punya monumen yang menyisakan kenangan kepada kita sebagai salah satu bukti satgas bekerja. Biar orang tahu ini lho bukti illegal fishing, kapal seperti apa," katanya dalam penutupan Rapat Koordinasi Nasional Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal (Illegal Fishing) di Jakarta, Kamis.

TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menenggelamkan 35 kapal ikan asing secara serentak di lima tempat, Rabu (20/5).
TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menenggelamkan 35 kapal ikan asing secara serentak di lima tempat, Rabu (20/5).

Susi menyebut monumen itu penting karena tidak semua orang tahu bentuk kapal-kapal illegal fishing. Ia bahkan mengatakan jajaran Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP hingga TNI Angkatan Laut pun belum tentu semuanya pernah melihat kapal tersebut.

Menurut Susi, adanya monumen pemberantasan illegal fishing akan menjadi pembelajaran bagi bangsa. Monumen itu sekaligus dapat digunakan untuk menggelorakan kampanye atas bahaya penangkapan ikan ilegal.

"(Monumen ini) meningkatkan kewaspadaan seluruh lini baik yang di dalam maupun yang di perbatasan karena itu yang akan bisa memastikan sumber daya alam ini tetap menjadi milik Indonesia dan kedaulatan laut kita juga tetap di tangan kita," pungkasnya.

Bangkai kapal pencuri ikan MV Viking asal Nigeria yang berada di Pangandaran, Jawa Barat, juga menjadi monumen pemberantasan illegal fishing untuk membuktikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memberantas pencurian ikan.

Kapal MV Viking yang merupakan jenis kapal ikan lengkap dengan alat tangkap jaring pasif, dengan area operasi hingga lautan Atlantik selatan itu ditenggelamkan Maret 2016 dan bangkainya hingga saat ini masih terdampar di Pantai Pasir Putih Pangandaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salam Perpisahan Menyentuh Menteri Susi Jelang Masa Jabatan Berakhir

Salam Perpisahan Menyentuh Menteri Susi Jelang Masa Jabatan Berakhir

News | Selasa, 17 September 2019 | 12:03 WIB

Menteri Susi Klaim Selama Jokowi Mimpin, Nelayan Lebih Mudah Dapat Ikan

Menteri Susi Klaim Selama Jokowi Mimpin, Nelayan Lebih Mudah Dapat Ikan

Bisnis | Selasa, 17 September 2019 | 11:25 WIB

Menteri Susi Kenang Pesan BJ Habibie Usai Tenggelamkan Kapal di Batam

Menteri Susi Kenang Pesan BJ Habibie Usai Tenggelamkan Kapal di Batam

Bisnis | Kamis, 12 September 2019 | 10:01 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×