Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Habis Kontrak, Pepsi Tak Lagi Jualan di Indonesia

Iwan Supriyatna

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 05:53 WIB
Habis Kontrak, Pepsi Tak Lagi Jualan di Indonesia
Ilustrasi Pepsico. [AFP]

Suara.com - Pepsi minuman berkarbonasi asal Amerika Serikat (AS) dikabarkan tidak lagi jualan di Indonesia mengingat habisnya masa kontrak Pepsi dengan PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM).

Berdasarkan kesepakatan antara AIBM dan PepsiCo Inc, minuman Pepsi tak lagi dijual mulai 10 Oktober 2019.

Meski demikian, Pepsi berharap bisa kembali berjualan di Indonesia dan menjual produk-produk unggulannya seperti Mirinda, 7UP dan Mtn Dew di masa yang akan datang.

Dilansir dari ThoughtCo, Pepsi yang berasal dari salah satu tempat yang sederhana di Carolina Utara telah berusia 125 tahun.

Formula asli Pepsi ditemukan pada tahun 1893 oleh apoteker Caleb Bradham dari New Bern. Seperti banyak apoteker pada waktu itu, ia mengoperasikan air mancur soda di apoteknya, tempat dia menyajikan minuman yang dia ciptakan sendiri.

Minumannya yang paling populer adalah Minuman Brad. Komposisi minuman itu terdiri dari campuran gula, air, karamel, minyak lemon, kacang kola, pala, dan bahan tambahan lainnya.

Ilustrasi logo minuman Pepsi (Shutterstock).
Ilustrasi logo minuman Pepsi (Shutterstock).

Ketika minuman itu diciptakan, Bradham memutuskan untuk memberinya nama yang mudah diingat, yakni Pepsi-Cola. Pada musim panas 1903, ia telah mematenkan merek dagang dan menjual sirup sodanya ke apotek dan vendor lainnya di seluruh North Carolina.

Pada 1913 Pepsi kemudian merekrut Barney Oldfield, seorang pengemudi mobil balap terkenal pada saat itu, sebagai juru bicara. Pepsi semakin menjadi terkenal karena slogannya, "Minum Pepsi-Cola. Itu Akan Memuaskan Anda."

Setelah meraih kesuksesan selama bertahun-tahun, Pepsi mulai menghadapi fluktuasi harga gula selama Perang Dunia I.

baca juga

Harga gula terus naik pada saat itu, kondisi itu dirasa sangat menyulitkan Pepsi. Pepsi pun sempat bangkrut pada tahun 1923.

Pada tahun 1931, Pepsi Cola kemudian dibeli oleh Loft Candy Co. Presiden Loft Charles G. Guth, berusaha membangkitkan kejayaan Pepsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kebangkrutan Pendiri Forever 21 Ngutang ke Anak, Bunganya 2 Persen

Cegah Kebangkrutan Pendiri Forever 21 Ngutang ke Anak, Bunganya 2 Persen

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2019 | 07:51 WIB

Bersihkan Radiator Pakai Minuman Bersoda, Efeknya Diluar Dugaan

Bersihkan Radiator Pakai Minuman Bersoda, Efeknya Diluar Dugaan

Otomotif | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:39 WIB

Banyak Konsumsi Minuman Soda, Kulit Lengan & Punggung Pria Ini Terinfeksi

Banyak Konsumsi Minuman Soda, Kulit Lengan & Punggung Pria Ini Terinfeksi

Health | Selasa, 17 September 2019 | 11:10 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB