Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perluas Pabrik, Produsen Terigu Bungasari Gelontorkan Rp 602 Miliar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 11:17 WIB
Perluas Pabrik, Produsen Terigu Bungasari Gelontorkan Rp 602 Miliar
Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya saat meresmikan perluasan pabrik baru phase II, Rabu (9/10/2019).

Suara.com - Produsen terigu PT Bungasari Flour Mills Indonesia meresmikan perluasan pabrik barunya yang berada di Cilegon, Banten untuk phase II.

Pabrik tepung terigu di atas lahan seluas 11 hektare ini memiliki fasilitas modern di Indonesia, dengan mengadopsi sistem pengolahan gandum yang canggih dan telah beroperasi di Cilegon sejak Agustus 2014.

"Komitmen kami tetap konsisten, satu diantaranya adalah terus mengembangkan kapasitas pabrik dalam rangka memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat," kata Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya saat meresmikan perluasan pabrik baru phase II, Rabu (9/10/2019).

Budianto menuturkan, pabrik tahap pertama tersebut telah mencapai utilisasinya yang maksimal.

Lebih lanjut Budianto menjelaskan, dengan diresmikannya perluasan pabrik yang dibangun dengan biaya 43 juta dolar AS atau setara Rp 602 miliar ini, Bungasari bertekad menjadi pemimpin pasar dalam hal produsen terigu nasional.

"Dengan pengembangan ini, kami meningkatkan kapasitas produksi dari sebelumnya 1500 metrik ton (MT) per hari menjadi 2000 MT per hari, dan akan menjadi 3000 MT per hari saat semuanya rampung. Kapasitas tepung terigu per tahun kini menjadi sekitar 500.000 MT per tahun dan kapasitas gandum menjadi 660.000 MT per tahun," tutur Budianto.

Dengan adanya penambahan produksi ini, Bungasari menargetkan penjualan meningkat menjadi 15% pada tahun ini.

Pengembangan pabrik juga mencakup peningkatan kapasitas penyimpanan gandum. Sebelumnya, pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Krakatau tersebut mempunyai kapasitas penyimpanan gandum sebesar 79.000 MT, yang kemudian ditingkatkan menjadi 140.000 MT.

"Sehingga memungkinkan kami untuk bisa melakukan pembelian gandum yang kompetitif serta lebih fleksibel, serta mampu menyimpan lebih banyak jenis gandum, agar dapat berproduksi dengan lebih efisien," tutur pria yang pada tahun ini mendapat kepercayaan penuh untuk menjabat presiden direktur perusahaan terigu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kaus dari Karung Tepung Segitiga Biru di New York Fashion Week

Ada Kaus dari Karung Tepung Segitiga Biru di New York Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2019 | 13:10 WIB

Wow, Produsen Makanan Ini Rilis Adonan Kue yang Bisa Langsung Dimakan

Wow, Produsen Makanan Ini Rilis Adonan Kue yang Bisa Langsung Dimakan

Lifestyle | Kamis, 27 Juni 2019 | 17:22 WIB

Buat yang Sedang Diet, Ini 5 Pengganti Tepung Terigu untuk Kue Lebaran

Buat yang Sedang Diet, Ini 5 Pengganti Tepung Terigu untuk Kue Lebaran

Lifestyle | Kamis, 23 Mei 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB