Perluas Pabrik, Produsen Terigu Bungasari Gelontorkan Rp 602 Miliar

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Perluas Pabrik, Produsen Terigu Bungasari Gelontorkan Rp 602 Miliar
Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya saat meresmikan perluasan pabrik baru phase II, Rabu (9/10/2019).

Pabrik tepung terigu di atas lahan seluas 11 hektare ini memiliki fasilitas modern di Indonesia.

Suara.com - Produsen terigu PT Bungasari Flour Mills Indonesia meresmikan perluasan pabrik barunya yang berada di Cilegon, Banten untuk phase II.

Pabrik tepung terigu di atas lahan seluas 11 hektare ini memiliki fasilitas modern di Indonesia, dengan mengadopsi sistem pengolahan gandum yang canggih dan telah beroperasi di Cilegon sejak Agustus 2014.

"Komitmen kami tetap konsisten, satu diantaranya adalah terus mengembangkan kapasitas pabrik dalam rangka memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat," kata Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya saat meresmikan perluasan pabrik baru phase II, Rabu (9/10/2019).

Budianto menuturkan, pabrik tahap pertama tersebut telah mencapai utilisasinya yang maksimal.

Lebih lanjut Budianto menjelaskan, dengan diresmikannya perluasan pabrik yang dibangun dengan biaya 43 juta dolar AS atau setara Rp 602 miliar ini, Bungasari bertekad menjadi pemimpin pasar dalam hal produsen terigu nasional.

"Dengan pengembangan ini, kami meningkatkan kapasitas produksi dari sebelumnya 1500 metrik ton (MT) per hari menjadi 2000 MT per hari, dan akan menjadi 3000 MT per hari saat semuanya rampung. Kapasitas tepung terigu per tahun kini menjadi sekitar 500.000 MT per tahun dan kapasitas gandum menjadi 660.000 MT per tahun," tutur Budianto.

Dengan adanya penambahan produksi ini, Bungasari menargetkan penjualan meningkat menjadi 15% pada tahun ini.

Pengembangan pabrik juga mencakup peningkatan kapasitas penyimpanan gandum. Sebelumnya, pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Krakatau tersebut mempunyai kapasitas penyimpanan gandum sebesar 79.000 MT, yang kemudian ditingkatkan menjadi 140.000 MT.

"Sehingga memungkinkan kami untuk bisa melakukan pembelian gandum yang kompetitif serta lebih fleksibel, serta mampu menyimpan lebih banyak jenis gandum, agar dapat berproduksi dengan lebih efisien," tutur pria yang pada tahun ini mendapat kepercayaan penuh untuk menjabat presiden direktur perusahaan terigu ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS