Setelah 10 Pabrik Gula Berdiri, Mentan Klaim Swasembada Gula Sedikit Lagi

Chandra Iswinarno
Setelah 10 Pabrik Gula Berdiri, Mentan Klaim Swasembada Gula Sedikit Lagi
Mentan Amran Sulaiman. [Suara.com/Agus H]

Amran mengharapkan target tambahan produksi sebesar satu juta ton per tahun itu bisa tercapai dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Suara.com - Pemerintah mengklaim berhasil tingkatkan produksi gula nasional secara signifikan sehingga Indonesia hanya tinggal beberapa langkah lagi menuju swasembada gula konsumsi (white sugar).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan dengan keberhasilan pemerintah mendorong berdirinya 10 pabrik gula baru dalam lima tahun ini maka tambahan produksi gula akan segera bertambah sebesar 1 juta ton per tahun sehingga akan menambah total produksi gula nasional menjadi 3,5 juta ton per tahun.

"Alhamdulillah 10 pabrik gula sudah tercapai. Sebelumnya, kita memproduksi gula putih sebanyak 2,5 juta ton. Kita targetkan bisa memproduksi tambahan 1 juta ton. Kalau ini bisa terlaksana, maka kita sebentar lagi bisa swasembada gula putih,” ujar Amran di sela kunjungan kerja ke pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) Kabupaten Blitar pada Rabu (9/10/2019).

Sepuluh pabrik gula tersebut, selain RMI di Blitar anyara lain pabrik gula di Bombana (Sultra), OKI (Sulsel), Kabupaten Sumba (NTT), Blora (Jawa Tengah), Lamongan (Jawa Timur).

Amran mengatakan kebutuhan nasional gula putih saat ini sebesar antara 2,8 juta ton hingga 3 juta ton per tahun sehingga dengan tambahan produksi nasional gula kristal putih sebesar 1 juta ton per tahun maka Indonesia bukan hanya swasembada gula konsumsi tapi juga surplus.

"Saat ini kita masih kekurangan antara 300 ribu ton hingga 500 ribu ton per tahun untuk gula putih," jelasnya.

Amran mengharapkan target tambahan produksi sebesar satu juta ton per tahun itu bisa tercapai dalam satu hingga dua tahun mendatang saat 10 pabrik gula baru yang dimaksud telah optimal beroperasi termasuk keberlanjutan pasokan tebu.

"Kalau sepuluh pabrik ini sudah maksimal, mungkin satu atau dua tahun lagi, maka swasembada gula konsumsi kristal putih akan tercapai bahkan surplus," katanya.

Sementara untuk mencapai swasembada gula rafinasi untuk kebutuhan industri, lanjutnya, harus dibangun lagi 10 hingga 15 pabrik gula refinery.

“Untuk gula rafinasi, harus membangun 10 – 15 pabrik gula baru lagi dalam lima tahun ke depan. Kalau itu terlaksana, maka Indonesia akan swasembada gula putih dan gula rafinasi,” katanya.

Kementan saat ini memang memfokuskan pengembangan tebu di lahan-lahan suboptimal, seperti lahan kering di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara maupun lahan rawa Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

“Kita harus optimalkan lahan kering yang biasanya susah kita tanami, sekarang kita tanam tebu. Semua itu bisa terjadi karena kita gunakan teknologi baru, seperti drip irrigation. Dengan penggunaan teknologi baru ini, produksi meningkat dua kali lipat,” jelas Amran.

Kontributor : Agus H

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS