Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Setelah 10 Pabrik Gula Berdiri, Mentan Klaim Swasembada Gula Sedikit Lagi

Chandra Iswinarno

Rabu, 09 Oktober 2019 | 20:17 WIB
Setelah 10 Pabrik Gula Berdiri, Mentan Klaim Swasembada Gula Sedikit Lagi
Mentan Amran Sulaiman. [Suara.com/Agus H]

Suara.com - Pemerintah mengklaim berhasil tingkatkan produksi gula nasional secara signifikan sehingga Indonesia hanya tinggal beberapa langkah lagi menuju swasembada gula konsumsi (white sugar).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan dengan keberhasilan pemerintah mendorong berdirinya 10 pabrik gula baru dalam lima tahun ini maka tambahan produksi gula akan segera bertambah sebesar 1 juta ton per tahun sehingga akan menambah total produksi gula nasional menjadi 3,5 juta ton per tahun.

"Alhamdulillah 10 pabrik gula sudah tercapai. Sebelumnya, kita memproduksi gula putih sebanyak 2,5 juta ton. Kita targetkan bisa memproduksi tambahan 1 juta ton. Kalau ini bisa terlaksana, maka kita sebentar lagi bisa swasembada gula putih,” ujar Amran di sela kunjungan kerja ke pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) Kabupaten Blitar pada Rabu (9/10/2019).

Sepuluh pabrik gula tersebut, selain RMI di Blitar anyara lain pabrik gula di Bombana (Sultra), OKI (Sulsel), Kabupaten Sumba (NTT), Blora (Jawa Tengah), Lamongan (Jawa Timur).

Amran mengatakan kebutuhan nasional gula putih saat ini sebesar antara 2,8 juta ton hingga 3 juta ton per tahun sehingga dengan tambahan produksi nasional gula kristal putih sebesar 1 juta ton per tahun maka Indonesia bukan hanya swasembada gula konsumsi tapi juga surplus.

"Saat ini kita masih kekurangan antara 300 ribu ton hingga 500 ribu ton per tahun untuk gula putih," jelasnya.

Amran mengharapkan target tambahan produksi sebesar satu juta ton per tahun itu bisa tercapai dalam satu hingga dua tahun mendatang saat 10 pabrik gula baru yang dimaksud telah optimal beroperasi termasuk keberlanjutan pasokan tebu.

"Kalau sepuluh pabrik ini sudah maksimal, mungkin satu atau dua tahun lagi, maka swasembada gula konsumsi kristal putih akan tercapai bahkan surplus," katanya.

Sementara untuk mencapai swasembada gula rafinasi untuk kebutuhan industri, lanjutnya, harus dibangun lagi 10 hingga 15 pabrik gula refinery.

“Untuk gula rafinasi, harus membangun 10 – 15 pabrik gula baru lagi dalam lima tahun ke depan. Kalau itu terlaksana, maka Indonesia akan swasembada gula putih dan gula rafinasi,” katanya.

Kementan saat ini memang memfokuskan pengembangan tebu di lahan-lahan suboptimal, seperti lahan kering di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara maupun lahan rawa Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

“Kita harus optimalkan lahan kering yang biasanya susah kita tanami, sekarang kita tanam tebu. Semua itu bisa terjadi karena kita gunakan teknologi baru, seperti drip irrigation. Dengan penggunaan teknologi baru ini, produksi meningkat dua kali lipat,” jelas Amran.

Kontributor : Agus H

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Swasembada Gula, Kementan Telah Mereformasi Perizinan

Wujudkan Swasembada Gula, Kementan Telah Mereformasi Perizinan

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2019 | 09:32 WIB

Kementan Optimistis Swasembada Gula Dicapai Tahun Ini

Kementan Optimistis Swasembada Gula Dicapai Tahun Ini

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 12:18 WIB

Indonesia Hanya Perlu 3 Tahun untuk Swasembada Gula

Indonesia Hanya Perlu 3 Tahun untuk Swasembada Gula

Bisnis | Senin, 08 Desember 2014 | 13:02 WIB

Mentan: Indonesia Perlu 10 Pabrik Gula Baru

Mentan: Indonesia Perlu 10 Pabrik Gula Baru

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:00 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB