Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal

Fabiola Febrinastri

Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:31 WIB
Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal
Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

Suara.com - Indonesia merupakan negara yang kaya berbagai komoditas pertanian. Kekayaan tersebut merupakan modal utama untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa unggulan pada sektor pertaniannya.

Kementerian Pertanian (Kementan), selama lima tahun terakhir ini dianggap telah optimal dalam membangun dan mengelola kekayaan komoditasnya untuk kesejahteraan. Hal itu disampaikan Guru Besar Bidang Pertanian IPB, Bungaran Saragih.

"Sejauh ini pendayagunaan sumber daya manusia (SDM) untuk pertanian sepertinya telah cukup bagus dilakukan Kementan. Termasuk ada sektor komoditas strategis yang bisa dimanfaatkan Kementan," ujar Bungaran, Jawa Barat,  Jumat (11/10/2019).

Bungaran mengatakan, semua yang dikerjakan Kementan selama lima tahun terakhir memang jelas bertujuan terhadap capaian peningkatan kesejahteraan melalui upaya pembangunan pertanian.

"Pembangunan pertanian harus bermuara ke kesejahteraan (bangsa) dengan menggali komoditas yang ada. Jika tidak menuju itu, percuma saja. Rasanya Kementan dalam lima tahun terakhir punya usaha ke arah itu," ujarnya.

Tak hanya mengoptimalkan kekayaan jenis komoditas, pembangunan pertanian harus juga menerapkan sinergi dengan semua pihak, agar mencapai kesejahteraan sesuai kesamaan visi misi.

"Bila kerja sama, soliditas sudah terbangun, rutin dilaksanakan, maka itu juga bakal bagus untuk pembangunan pertanian ke depan dan punya kesamaan pikiran," kata Bungaran.

Kendati demikian, Bungaran berharap supaya Kementan selama lima tahun terakhir memilki tahapan evaluasi menyoal apa saja yang masih lemah dan sulit tercapai pada pembangunan pertanian.

Menurutnya, harus diakui bahwa pembangunan pertanian memerlukan terus evaluasi dan pembenahan, sebab tidak mungkin semuanya akan terlaksana secara sempurna.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 06:45 WIB

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:21 WIB

Dairi Mulai Sosialisasikan Program Kartu Tani

Dairi Mulai Sosialisasikan Program Kartu Tani

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:03 WIB

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:08 WIB

Dorong Anak Muda Jadi Konglomerat, Kementan Luncurkan Program Kewirausahaan

Dorong Anak Muda Jadi Konglomerat, Kementan Luncurkan Program Kewirausahaan

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 16:13 WIB

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:37 WIB

Terkini

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

×