Bantu 20 Juta Petani, Simon Groot Terima World Food Prize 2019

Iwan Supriyatna

Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:35 WIB
Bantu 20 Juta Petani, Simon Groot Terima World Food Prize 2019
Simon Groot, pendiri East-West Seed, menerima World Food Prize 2019. (Istimewa)

Suara.com - Simon Groot, pendiri East-West Seed, menerima World Food Prize 2019 di sebuah upacara prestisius, dengan para delegasi internasional dan tokoh-tokoh penting di Iowa State Capitol di Des Moines, Iowa. Acara tersebut adalah bagian dari Simposium Internasional Borlaug Dialogue World Food Prize ke-33 dengan tema “Pax Agricultura.”

Groot merasa terhormat dengan World Food Prize yang memberikan pengakuan atas kepemimpinannya membawa sayuran ke garis depan untuk meningkatkan nutrisi dan kesehatan dunia.

Untuk mencapai hal tersebut, ia fokus pada mendukung petani kecil dan membantu meningkatkan prospek ekonomi mereka.

"Saya sangat berterima kasih untuk penghargaan ini. Filosofi saya sejak 40 tahun yang lalu adalah memberikan benih berkualitas kepada petani dan menjadi sahabat mereka,” kata Groot.

Selama kurun waktu tersebut, Groot dan East-West Seed telah memberdayakan 20 juta petani kecil di 60 negara dengan menyediakan benih berkualitas serta mampu beradaptasi di area lokal untuk menghasilkan sayuran yang bergizi dan terjangkau bagi keluarga dan masyarakat.

World Food Prize memberikan penghargaan bagi prestasi para individu yang telah berperan dalam memajukan pembangunan manusia dengan meningkatkan kualitas, kuantitas, atau ketersediaan pangan di dunia.

Upacara penghargaan tahun ini diadakan di Gedung Iowa State Capitol yang megah di Des Moines, menarik lebih dari 800 orang dari lebih dari 75 negara, menyaingi jumlah yang hadir di Hadiah Nobel.

Upacara tersebut dipimpin oleh Duta Besar Kenneth Quinn, yang juga merayakan tahun terakhirnya sebagai Presiden The World Food Prize Foundation, termasuk pesan personal dari Pangeran Constantijn van Oranje dari Belanda dan Bill Gates yang mengucapkan selamat kepada Groot atas pencapaian ini.

Simposium berlangsung selama tiga hari termasuk acara yang diselenggarakan oleh East-West Seed dengan judul Petani, Makanan, dan Masa Depan: Benih Sayuran untuk Dunia yang Lebih Sehat.

baca juga

Diskusi yang berlangsung hangat ini berfokus pada ketahanan pangan dan keberlanjutan, serta kekuatan ekonomi dan nutrisi sayuran.

Tema yang muncul selama acara adalah kurangnya konsumsi sayuran dan dampaknya yang merugikan pada kesehatan masyarakat, kemajuan pendidikan, dan banyak lagi. East-West Seed menyadari sejak awal bahwa nutrisi adalah landasan bagi kesehatan individu dan juga kesehatan masyarakat. Dan semuanya diawali dengan benih yang bagus.

“Kami tidak makan sayuran dengan optimal untuk kesehatan yang optimal — kami hanya mendapatkan 50% dari yang kami butuhkan,” kata Roy Steiner, Wakil Presiden Senior the Food Initiative The Rockefeller Foundation.

"Ini adalah masalah universal mulai dari AS hingga Afrika. Dalam keseluruhan populasi global, hanya 10% dari populasi mendapatkan jumlah optimal,” tambahnya.

Namun meningkatkan produktivitas dan memperkenalkan tanaman baru untuk memenuhi kebutuhan gizi populasi dapat menjadi hal yang menakutkan. Ini membutuhkan perubahan drastis dari cara-cara sebelumnya yang telah dilakukan selama beberapa generasi.

Untuk alasan inilah, East-West Seed memelopori program transfer pengetahuan yang membangun kepercayaan dengan petani hingga dapat memahami kebutuhan lokalnya serta memperkuat praktik pertanian.

Ini membantu petani meningkatkan hasil panen mereka, mengurangi penggunaan pestisida dan air dan mendapatkan lebih banyak penghasilan.

East-West Seed telah membuat terobosan besar di Asia Tenggara, dan sekarang melirik ke Afrika untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Saat fokus bergeser ke Afrika, tantangan utamanya adalah kualitas tanah yang buruk dan variabilitas faktor lingkungan dari satu daerah ke daerah lainnya. Bahkan varietas yang paling produktif pun perlu dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing daerah.

"Mentransfer pengetahuan dari Asia ke Afrika — ini adalah tujuan kami," Simon Groot menyimpulkan dalam pidato penghargaannya tadi malam.

“Lebih banyak pendapatan bagi petani dan lebih banyak makanan sehat untuk masyarakat. Dan kami mencari mitra untuk membantu memobilisasi petani kecil dan melanjutkan Revolusi Sayuran untuk generasi mendatang,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilema Petani Salak Menanti Panen Raya

Dilema Petani Salak Menanti Panen Raya

Jogja | Kamis, 17 Oktober 2019 | 02:15 WIB

Sedih, Upah Buruh Tani Hanya Naik 70 Perak di September 2019

Sedih, Upah Buruh Tani Hanya Naik 70 Perak di September 2019

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 14:08 WIB

Tidak Semua Buah & Sayuran Bisa Dijus, Berikut Daftarnya!

Tidak Semua Buah & Sayuran Bisa Dijus, Berikut Daftarnya!

Health | Selasa, 15 Oktober 2019 | 09:35 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×