Tutup Shortfall Pajak Jadi Rintangan Berat Dirjen Pajak Suryo Utomo

Pebriansyah Ariefana, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 November 2019 | 12:26 WIB
Tutup Shortfall Pajak Jadi Rintangan Berat Dirjen Pajak Suryo Utomo
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, Jumat (1/11/2019) pagi di Kementerian Keuangan, Jakarta. [Suara.com/Mohammad Fadil Djailani]

Suara.com - Kalender tahun 2019 kurang dari 2 bulan lagi, Kementerian Keuangan memprediksi defisit anggaran akan melebar ke kisaran 2 hingga 2,2 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada akhir 2019.

Itu artinya defisit APBN 2019 diperhitungkan sekitar Rp 322 triliun sampai Rp 354 triliun. Sehingga shortfall penerimaan perpajakan akan lebih besar dari proyeksi pemerintah sebelumnya yang sekitar Rp 140 triliun.

Rintangan shortfall penerimaan perpajakan ini jadi cobaan pertama Direktur Jenderal Pajak (DJP) yang baru saja di lantik Suryo Utomo.

Suryo Utomo dilantik pagi ini Jumat (1/11/2019) oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk jadi Direktur Jenderal Pajak menggantikan Robert Pakpahan yang memasuki usia pensiun.

"Saya berharap Dirjen Pajak mampu tetap menjaga momentum penerimaan negara namun tidak boleh merusak iklim bisnis dan investasi, suatu kombinasi tujuan yang berat dan tidak mudah," kata Sri Mulyani.

Apalagi kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kondisi ekonomi global yang belum ramah berimbas kepada turunnya penerimaan negara dan ini jadi tantangan yang berat bagi Dirjen Pajak.

"Ekonomi dunia sedang mengalami perlambatan ketidakpastian global yang berasal dari kebijakan-kebijakan ekonomi negara besar akan memberikan imbas pada perekonomian kita," katanya.

Meski begitu, Sri Mulyani meminta seluruh jajarannya optimistis menatap tantangan di depan mata, sehingga target-target yang ingin dicapai pemerintah dapat terwujud dengan segala kebijakan yang ramah bagi seluruh kalangan.

"Oleh karena itu kepada Pak Suryo dan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang hari ini di lantik kita harus mampu menjaga perekonomian Indonesia dari pengaruh perlambatan global dengan menginjeksikan optimisme dan confidence," ucap Sri Mulyani.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Suryo Utomo, Bos Pajak Baru

Sosok Suryo Utomo, Bos Pajak Baru

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 09:55 WIB

Suryo Utomo Resmi Jadi Dirjen Pajak Baru

Suryo Utomo Resmi Jadi Dirjen Pajak Baru

Bisnis | Jum'at, 01 November 2019 | 09:46 WIB

Keren, Persela Lamongan Raih Penghargaan dari Dirjen Pajak Jatim

Keren, Persela Lamongan Raih Penghargaan dari Dirjen Pajak Jatim

Bola | Jum'at, 27 September 2019 | 14:30 WIB

Pegadaian Stor Pajak Rp 1,4 Triliun di 2018, Naik dari Rp 1,26 Triliun

Pegadaian Stor Pajak Rp 1,4 Triliun di 2018, Naik dari Rp 1,26 Triliun

Bisnis | Senin, 29 April 2019 | 16:19 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×