Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Mimpi Refly Harun, Said Didu Jadi Komut Pertamina

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Kamis, 28 November 2019 | 11:07 WIB
Mimpi Refly Harun, Said Didu Jadi Komut Pertamina
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pengakuan menggelitik disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengenai sosok yang layak ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina. Ia secara gamblang menyebut nama Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.

Pernyataan Refly Harun tersebut disampaikan tak berselang lama dengan keputusan Menteri BUMN Erick Thohir yang mendapuk Basuki Thahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina.

Melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter, Refly Harun berandai-andai jika memiliki kekuasan untuk memilih orang sebagai pimpinan BUMN. Ia mengaku ingin mengangkat Said Didu.

Bukan tanpa alasan, menurutnya Said Didu begitu paham mengenai permainan gelap di BUMN khususnya mengenai mafia migas, sehingga akan lebih mudah memberantas masalah itu.

"Kalau saya berkuasa, saya angkat pula Said Didu jadi komisaris Pertamina. Dia sudah tahu mafianya dan tinggal mengkomunikasikan ke istana untuk memberantasnya," tulis Refly Harun, Kamis (28/11/2019).

Cuitan Refly Harun yang ingin angkat Said Didu jadi Komut Pertamina. (Twitter/@ReflyHZ)
Cuitan Refly Harun yang ingin angkat Said Didu jadi Komut Pertamina. (Twitter/@ReflyHZ)

Sebelumnya, Said Didu secara gamblang mengungkap cara kerja mafia migas BUMN dalam acara ILC TV One yang disiarkan Selasa malam.

"Caranya bekerja mafia adalah selalu bekerja di dalam regulasi, bukan melawan hukum. Jadi dia itu mengobjektifkan kepentingan subjektif dia," ungkap Said Didu.

Ia lantas membeberkan cara memberantas mafia migas di lingkup BUMN. Tak lain dengan membuat segala aturan secara transparan serta memastikan tidak ada campur tangan dari para penguasa.

"Kalau itu dilakukan, mafia bakal malas juga, pikir-pikir. Yang kedua adalah para penguasa ini jauh-jauh lah dari mafia," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bakal Pimpin Rapat Besar Pertamina Pekan Depan

Ahok Bakal Pimpin Rapat Besar Pertamina Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 27 November 2019 | 16:20 WIB

Jadi Bos Pertamina, Politikus PDIP Ungkap Kekhawatiran soal Ahok

Jadi Bos Pertamina, Politikus PDIP Ungkap Kekhawatiran soal Ahok

News | Rabu, 27 November 2019 | 13:04 WIB

Ahok Jadi Komut Pertamina, Pengamat Politik Duga Ada Pengalihan Isu

Ahok Jadi Komut Pertamina, Pengamat Politik Duga Ada Pengalihan Isu

News | Rabu, 27 November 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

×