Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Virus Corona Ganggu Ekonomi, Jokowi Sebut Satu-satunya Obat Hanya Investasi

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 Februari 2020 | 16:39 WIB
Virus Corona Ganggu Ekonomi, Jokowi Sebut Satu-satunya Obat Hanya Investasi
Presiden Jokowi usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2020 di Ballrom Ritz Charlton, Jakarta pada Kamis (20/2/2020). [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Meski ada kasus Virus Corona yang mewabah di berbagai belahan dunia, tetapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh di 2020 ini.

Dia pun meyakini, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen yang diamanatkan dalam UU APBN 2020 bisa tercapai.

"Iya memang sekarang ini ekonomi global pada posisi yang kurang baik. Kita tahu ada penyebab perang dagang kemudian Virus Corona dan juga di kawasan-kawasan yang lain juga sama kondisinya tidak mendukung untuk tumbuhnya ekonomi global untuk naik ke yang lebih baik," kata Jokowi di Ballroom Ritz Charlton, Jakarta pada Kamis (20/2/2020).

Meski begitu, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui ada sedikit dampak yang harus dirasakan ekonomi Indonesia karena imbas Virus Corona, seperti kinerja perdagangan antara Indonesia dan China yang terganggu.

"Karena pasarnya, semuanya turun enggak mungkin kita ingin menaikkan ekspor itu enggak mungkin. Karena pasarnya juga turun," katanya.

Sehingga, salah satu cara agar ekonomi Indonesia bisa terbang tinggi di tahun ini, Jokowi menekankan pentingnya sebuah investasi baik yang dilakukan oleh pihak swasta ataupun investor asing.

"Oleh sebab itu, satu-satunya jalan untuk meningkatkan mendorong pertumbuhan ekonomi hanya satu, investasi," katanya.

Makanya, lanjut Jokowi, pemerintah mengamanatkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk bisa mengundang lebih banyak investor masuk ke Indonesia, karena target investasi yang diberikan pemerintah sebesar Rp 900 triliun.

"Masuk akal kalau target investasi yang kita berikan kepada BKPM tercapai yaitu Rp 900 triliun."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Presiden Jokowi Sering Dicatut Kepala BKPM

Nama Presiden Jokowi Sering Dicatut Kepala BKPM

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2020 | 12:27 WIB

Virus Corona Mulai Bikin Galau Sri Mulyani, Bakal Ancam Target Ekonomi?

Virus Corona Mulai Bikin Galau Sri Mulyani, Bakal Ancam Target Ekonomi?

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:30 WIB

Corona Sudah Renggut 1.770 Orang, Bagaimana Nasib Investasi di Indonesia?

Corona Sudah Renggut 1.770 Orang, Bagaimana Nasib Investasi di Indonesia?

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 15:28 WIB

Di Depan Investor, Sri Mulyani: Dampak Virus Corona Mulai Terasa

Di Depan Investor, Sri Mulyani: Dampak Virus Corona Mulai Terasa

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 14:46 WIB

Ekonomi 2019 Mandek di 5 Persen, Bos BKPM Sentil 'Cebong dan Kampret'

Ekonomi 2019 Mandek di 5 Persen, Bos BKPM Sentil 'Cebong dan Kampret'

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 12:02 WIB

Terkini

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB