Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

CT Tanya Perkembangan Kasus Jiwasraya ke Sri Mulyani : Duitnya Ada Bu?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Februari 2020 | 11:51 WIB
CT Tanya Perkembangan Kasus Jiwasraya ke Sri Mulyani : Duitnya Ada Bu?
Chairul Tanjung.

Suara.com - Chairul Tanjung mengutarakan pertanyaan terkait perkembangan kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pertanyaan tersebut diutarakan CT panggilan akrabnya dalam sebuah acara diskusi Indonesian Economic Outlook 2020 bertajuk 'Indonesia Menjawab Tantangan Ekonomi Global' dimana CT menjadi moderatornya dan Sri Mulyani jadi narasumber di Ballroom Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

"Rumor Jiwasraya kemana-mana. Katanya mau ada bail in bailout? duitnya pasti ada gak bu Menkeu?," tanya CT kepada Sri Mulyani.

Mendapat pertanyaan ini, Sri Mulyani yang duduk di samping CT pun langsung menjawab bahwa saat ini pemerintah memiliki uang yang cukup, tapi penggunaan uang tersebut kata Sri Mulyani dilakukan dengan cara yang sangat selektif.

"Uang itu digunakan selektif untuk apa saja. Untuk Jiwasraya, secara corporate governance ditangani Kementerian BUMN. Sebagian BUMN di mana keseluruhan pengelolaan BUMN itu di bawah kewenangan BUMN yang bicara corporate governance," jawab Sri Mulyani.

Sri Mulyani menuturkan, yang paling penting dari penyelamatan kasus gagal bayar Jiwasraya adalah soal keadilan bagi seluruh para pemegang polis, agara uang nasabah mereka segera kembali.

"Tentu ada treatment dari Kementerian BUMN tuk ciptakan keadilan ke seluruh pemegang polis maupun keuangan negara. itu harus dibuat seimbang," katanya.

Sri Mulyani pun mengatakan, hingga saat ini pemerintah tengah memfinalkan proposal penyelamatan asuransi Jiwasraya yang saat ini sedang dibahas bersama pemerintah dan anggota dewan.

"Kita nanti melihat proposal yang sifatnya lebih final, termasuk berbagai kemungkinan. Kalau sampai akan ada intervensi dari ultimate shareholder yakni kemenkeu dalam bentuk apapun, maka itu masuk ke UU APBN jadi, akan lihat di UU APBN 2020," kata Sri Mulyani.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Kebanjiran, Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Kerja dari Rumah

Kemenkeu Kebanjiran, Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Kerja dari Rumah

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2020 | 14:14 WIB

Perusahaan Broker hingga Pemilik Apartemen Diperiksa Terkait Jiwasraya

Perusahaan Broker hingga Pemilik Apartemen Diperiksa Terkait Jiwasraya

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 05:25 WIB

Benny Tjokro Laporkan Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko ke Polisi

Benny Tjokro Laporkan Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko ke Polisi

Bisnis | Senin, 24 Februari 2020 | 12:22 WIB

Terkini

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:53 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB