Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kementan Memberikan Kredit Usaha Rakyat di Papua Senilai Rp 1 Triliun

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 28 Februari 2020 | 14:07 WIB
Kementan Memberikan Kredit Usaha Rakyat di Papua Senilai Rp 1 Triliun
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dan Mentan, Syahrul Yasin Limpo, menyerahkan bantuan kepada Gubernur Papua Barat,  Dominggus Mandacan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan berupa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Papua senilai Rp 1 triliun. Bantuan juga diberikan dalam bentuk prasarana dan sarana pertanian sebesar Rp 49.649.378.000. 

Bantuan-bantuan tersebut diserahkan dalam High Level Meeting On Green Investment Blueprint for Papua and West Papua, di Swiss Belhotel Sorong, Papua Barat, Kamis 27 Februari 2020. Hal ini merupakan bukti dukungan Kementan terhadap pembangunan di Papua. 

Penyerahan dilakukan bersama oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. Bantuan diterima langsung Gubernur Papua Barat,  Dominggus Mandacan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy berharap, bantuan yang diberikan ini bisa dimaksimalkan.

"Saya berharap, bantuan itu bisa dimanfaatkan oleh daerah, terutama untuk membangun pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Melalui teknologi tentunya, dan dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang sudah kita bantukan dan direncanakan tahun 2020 ini, baik untuk komoditas perkebunan, ada komoditas kopi, kakao, pala, sagu, termasuk komoditas hortikultura, pangan," katanya.

Dengan bantuan ini, Sarwo juga berharap, petani dan pelaku perkebunan, peternakan, hortikultura, dan tanaman pangan bisa memaksimalkam bantuan, sehingga masyarakat terbiasa dengan budidaya untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Ia menambahkan, bantuan yang akan diberikan PSP untuk membangun Papua Barat sangat lengkap.

"PSP memiliki alat mesin pertanian, ada kaitannya juga dengan tata kelola air, ada rehabilitasi jaringan-jaringan irigasi, pembuatan embung, ada program pipanisasi, pompanisasi. Ada juga pembuatan jalan usaha tani, termasuk benih, pupuk, dan lainnya. Jadi kita akan memberikannya lengkap," tutur Sarwo.

Di tempat terpisah, Kepala Biro Humas dan informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menjelaskan, KUR  pertanian adalah skema permodalan yang bertujuan meningkatkan usaha rakyat di bidang pertanian, melalui kredit usaha dengan bunga rendah 6 persen per tahun.

"Mentan Syahrul punya komitmen kuat. Kementerian Pertanian menyiapkan Rp 50 trilliun, khusus KUR pertanian. Siapapun bisa mengakses. Petani dan milenial berorientasi ekspor saya sarankan manfaatkan ini," tegas Kuntoro.

Sementara itu, Luhut mengatakan, Indonesia sangat kaya. Papua juga disebutnya sebagai provinsi yang kaya.

"Kita akan sampaikan, jika Indonesia itu, dari barat dan timur semua sama, akan mendapat perlakuan yang sama. Untuk itu, saya ajak Menteri Pertanian dan Menteri UKM agar membuka investasi di sini, untuk membangun Papua," paparnya.

Menurutnya, pemerintah ingin membangun ekosistem yang bagus. Oleh karena itu, rekanan internasional dilibatkan untuk menetapkan standar dna kualitas. Dominggus mengatakan, daerahnya terbuka buat investasi, termasuk investasi pertanian dan perikanan.

"Banyak lahan potensial yang bisa dikembangkan, lahan yang harus dimanfaatkan dengan tetap menjaga kelestarian budaya dan adat Papua," paparnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini Pemerintah Alokasikan Rp 26,63 Triliun untuk Subsidi Pupuk

Tahun Ini Pemerintah Alokasikan Rp 26,63 Triliun untuk Subsidi Pupuk

Bisnis | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Mentan Serahkan Bantuan Alsintan di Sorong

Mentan Serahkan Bantuan Alsintan di Sorong

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:50 WIB

Bila Pupuk Kurang atau Berlebih, Kementan Izinkan Daerah Lakukan Realokasi

Bila Pupuk Kurang atau Berlebih, Kementan Izinkan Daerah Lakukan Realokasi

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2020 | 15:03 WIB

Bank BJB, SAS Hospitality, dan PT SAP Kerja Sama Penyaluran KUR Mikro

Bank BJB, SAS Hospitality, dan PT SAP Kerja Sama Penyaluran KUR Mikro

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2020 | 11:07 WIB

DPR Dukung Upaya Kementan Mencegah Alih Fungsi Lahan

DPR Dukung Upaya Kementan Mencegah Alih Fungsi Lahan

Bisnis | Senin, 24 Februari 2020 | 15:21 WIB

Akselerasi Produksi Sapi Dalam Negeri, Mentan Panen 1000 Ekor Pedet

Akselerasi Produksi Sapi Dalam Negeri, Mentan Panen 1000 Ekor Pedet

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB