Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2020 | 19:28 WIB
Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus
Sandiaga Uno di Jepang (Instagram/sandiuno)

Suara.com - Mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo adanya paket kebijakan ekonomi anti virus. Hal ini menyusul wabah virus corona yang terjadi di sejumlah negara termasuk di Indonesia.

Sandiaga mengatakan jika paket kebijakan anti virus itu untuk menjaga perekonomian dari dampak global sebuah wabah penyakit.

"Ini yang mestinya kita sama-sama lakukan. Jadi sebetulnya ini saya namakan paket kebijakan ekonomi anti virus karena kebetulan ada virus covid-19," ujar Sandiaga dalam diskusi bertajuk 'Corona dan Kondisi Kebutuhan Pokok Kita' di The MAJ di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

Sandiaga menuturkan usulan paket kebijakan ekonomi anti virus untuk menghadapi ketidakpastian perekonomian akibat dampak dari virus corona.

"Hari ini Sabtu, di mana masyarakat sekarang banyak berpikir menghadapi virus dan ketidakpastian ini kita luncurkan paket ekonomi kalau ini sih sudah pasti," kata dia.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut langkah yang harus dilakukan pemerintah yakni memastikan harga bahan pokok stabil. Hal tersebut yakni dengan cara memangkas biaya produksi di tingkat petani atau peternak.

Pemerintah kata Sandiaga juga harus menerapkan mekanisasi produksi bahan pangan. Kemudian juga adanya subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan produksi, seperti pupuk.

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengusulkan Jokowi mengganti sistem kuota pada perizinan impor menjadi sistem tarif. Kata Sandiaga, Jokowi masih memiliki waktu sebelum akhir jabatannya untuk mengganti sistem kuota.

Sandiaga menuturkan sistem kuota tersebut dapat menjaga stabilitas harga dan pasokan di saat wabah yang terjadi saat ini.

"Pak Jokowi punya mandat baru, 5 tahun. Sistem kuota ini diganti saja mumpung masih ada 5 tahun, ini bukan kontes popularitas lagi kan? Ganti sistem kuota dengan sistem tarif. itu yang kita dorong kemarin, kita ingin bahwa memainkan instrumen pengadaan bahan pokok ini melalui sistem tarif," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Ungkap Cerita Pasien Corona dari Negaranya Mampir ke Indonesia

Malaysia Ungkap Cerita Pasien Corona dari Negaranya Mampir ke Indonesia

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 19:18 WIB

Pentingnya Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Corona, Ini Buktinya!

Pentingnya Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Corona, Ini Buktinya!

Health | Sabtu, 07 Maret 2020 | 18:58 WIB

Dicari! Orang-orang yang Hubungan Langsung dengan Pasien 3 dan 4 Corona

Dicari! Orang-orang yang Hubungan Langsung dengan Pasien 3 dan 4 Corona

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 18:29 WIB

Virus Corona: Robert Bantah Minta Duel Arema Vs Persib Tanpa Penonton

Virus Corona: Robert Bantah Minta Duel Arema Vs Persib Tanpa Penonton

Bola | Sabtu, 07 Maret 2020 | 18:21 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB