Corona, Jokowi Tambah Duit Pra Kerja untuk Pengangguran Jadi Rp 20 Triliun

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 31 Maret 2020 | 17:37 WIB
Corona, Jokowi Tambah Duit Pra Kerja untuk Pengangguran Jadi Rp 20 Triliun
Presiden Joko Widodo (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menambah anggaran Kartu Pra Kerja 2 kali lipat. Langkah tersebut menyusul keputusan pemerintah yang menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat di Indonesia di tengah wabah corona.

Penambahan anggaran Kartu Pra Kerja itu naik jadi Rp 20 triliun.

"Kartu Pra Kerja, anggaran kartu pra kerja dinaikkan dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun," ujar Jokowi dalam video konferensi pers di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Selain menaikkan anggaran pemerintah juga menaikkan jumlah penerima manfaat menjadi 5,6 juta. Penambahan jumlah penerima manfaat Kartu Pra Kerja akan diprioritaskan kepada pekerja informal, pelaku usaha mikro kecil yang terdampak virus corona.

"Jumlah penerima manfaat menjadi 5,6 juta orang terutama ini adalah untuk pekerja informal serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19," ucap dia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut besaran nilai manfaat yang didapat yakni Rp 650.000 sampai Rp 1 juta selama 4 bulan mulai April 2020.

"Nan nilai manfaatnya adalah Rp 650 ribu sampai Rp 1 juta per bulan selama 4 bulan ke depan," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan status darurat kesehatan masyarakat buntut dari pandemi Covid-19 yang terjadi di Tanah Air.

baca juga

Hal tersebut mempertimbangkan faktor risiko dari wabah virus corona.

"Pemerintah telah menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit dengan faktor risiko yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Dan oleh karenanya pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat," ujar Jokowi dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (31/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Positif Corona di Jawa Barat Tembus 198 Orang, Terbanyak Kedua di RI

Warga Positif Corona di Jawa Barat Tembus 198 Orang, Terbanyak Kedua di RI

Jabar | Selasa, 31 Maret 2020 | 17:24 WIB

Imbas Corona Satu Juta Lebih Pekerja di Jakarta Telah Dirumahkan

Imbas Corona Satu Juta Lebih Pekerja di Jakarta Telah Dirumahkan

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 17:24 WIB

Virus Corona Menyebar Melalui Droplet, Apakah Bisa Tahan di Air Minum?

Virus Corona Menyebar Melalui Droplet, Apakah Bisa Tahan di Air Minum?

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 17:33 WIB

Jangan Pergi ke Salon Selama Pandemi Virus Corona, Simak Penjelasannya

Jangan Pergi ke Salon Selama Pandemi Virus Corona, Simak Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 17:35 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×