Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 20.000 per Dolar AS, BI Akan Lakukan Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 01 April 2020 | 14:49 WIB
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 20.000 per Dolar AS, BI Akan Lakukan Ini
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 ternyata jadi ancaman juga untuk nilai tukar rupiah, bahkan pemerintah sudah memiliki hitungan khusus jika situasi pandemi ini makin memburuk dan membuat nilai tukar rupiah tembus ke kisaran Rp 20.000 per dolar AS.

Agar skenario terburuk itu tak terjadi, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memiliki cara khusus untuk mengurangi dampak negatif penyebaran virus corona terhadap kinerja nilai tukar rupiah.

"Skenario berat atau pun sangat berat itu antisipatif agar tidak terjadi. Makanya, kalau disampaikan kurs Rp 17.500 atau Rp 20.000 itu akan kita antisipasi agar nggak terjadi. Saya menyatakan tingkat rupiah sudah memadai. Yang tadi skenario adalah forward looking agar tidak terjadi. BI akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," kata Perry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) via video teleconference di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Selain itu kata Perry, BI akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan aspek-aspek yang berkaitan dengan stabilitas moneter, stimulus moneter seperti menurunkan suku bunga 2 kali sehingga seperti sekarang ini menjadi 4,5 persen untuk meringankan beban dunia usaha.

Selain itu, melakukan stabilisasi nilai tukar, intervensi pasar spot, DNDF dan pasar sekunder. Untuk diketahui, antara 20 Januari 30 Maret terjadi capital outflow Rp 167,9 triliun.

"Sebagian besar dalam capital outflow SBN Rp 153,4 triliun. Demikian juga saham Rp 13,4 triliun. Pembalikan modal capital outflow terjadi di dunia menjadi pelemahan nilai rupiah. Maka dari itu kami menyediakan dolar di DNDF dan lain-lain," katanya.

Meski demikian, Perry menuturkan bahwa saat ini nilai tukar rupiah masih dikatakan dalam kondisi relatif stabil cenderung menguat.

"Sejauh ini kami sudah beli SBN. Ini koordinasi antara kami dan menkeu untuk menjaga stabilitas. OJK juga sama kita menjaga pasar saham. Dan terlihat sejauh ini masih stabil. Skenario tadi langkah-langkah antisipatif, rupiah memadai," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skenario Terburuk Corona, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar AS

Skenario Terburuk Corona, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 12:50 WIB

Gubernur BI Sebut Dana Asing Rp 145,1 Triliun Kabur dari RI Imbas Corona

Gubernur BI Sebut Dana Asing Rp 145,1 Triliun Kabur dari RI Imbas Corona

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2020 | 16:16 WIB

Rupiah Bakal Kembali Meloyo Lawan Dolar AS

Rupiah Bakal Kembali Meloyo Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 30 Maret 2020 | 08:52 WIB

Terkini

Disabilitas Jangan Sampai Tersisih! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perusahaan Lebih Terbuka

Disabilitas Jangan Sampai Tersisih! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perusahaan Lebih Terbuka

Jawa Tengah | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Prabowo: Garuda Indonesia (GIAA) Bakal Untung di Awal 2027, 20 Pesawat Reaktivasi!

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Pengelolaan Berantakan, Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir

Pengelolaan Berantakan, Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:47 WIB

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

Iran Jadi Negara Pertama Ucapkan HUT RI ke-81: Semoga Allah SWT Limpahkan Kebahagiaan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Efek Samping Menanam Pohon Jambu di Depan Rumah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Kang Edai, Sosok di Balik Warisan Budaya Desa Kemiren

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:39 WIB

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

6 Sepeda MTB yang Enteng Buat Nanjak, Rasio Gigi Spesial untuk Gowes Ekstrem

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:34 WIB

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Tren Mobil Listrik Perlahan Lampaui Penjualan Mobil Bensin

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:30 WIB

×