Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Selain Gelombang PHK saat Virus Corona, Indonesia Terancam Krisis Pangan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 13 April 2020 | 10:29 WIB
Selain Gelombang PHK saat Virus Corona, Indonesia Terancam Krisis Pangan
Petani di Cianjur menengok lahan pertanian yang terimbas kekeringan. [Antara]

Dari mulai penguasaan, penggunaan dan pengusahaan tanahnya. Kemudian usaha produksi, distribusi dan konsumsi ditata ulang dengan diperkuat dalam semangat Damara.

Khusus menghadapi dampak luas darurat kesehatan, Lumbung Agraria menggagas GeSLA Atasi Covid-19 untuk aksi solidaritas antara desa dengan kota. Salah satunya dengan mendukung ketersediaan stok pangan komunitas rentan di perkotaan menghadapi dampak pandemik.

Ada 4 skema aksi yang digagas dan dijalankan GeSLA selama masa krisis pandemi. Diantaranya, Pertama, aksi donasi pangan dari petani.

Melalui seruan solidaritas, serikat tani Anggota KPA di Jawa Barat, dalam dua minggu terakhir ini telah menyisihkan sebagian hasil panennya untuk dialirkan ke Lumbung Agraria sebagai bentuk solidaritas petani untuk diberikan secara gratis langsung kepada komunitas yang rentan terdampak krisis ekonomi akibat Covid-19, seperti jaringan buruh, pekerja sektor informal dan masyarakat miskin kota.

Kedua, aksi pangan sehat dan ekonomis. Ini adalah aksi ekonomi berbasis keswadayaan rakyat, yaitu menghubungkan antara produsen pangan skala kecil (petani, organisasi tani lokal, serikat) dengan konsumen prioritas.

Konsumen prioritas saat ini adalah buruh, miskin kota, nelayan dan pekerja informal yang rentan terdampak Covid. Menghubungkan langsung rakyat ke rakyat, produsen petani ke konsumen prioritas. Hal ini menjadi cara efektif memutus mata rantai distribusi pangan yang panjang berbiaya tinggi, yang selama ini rantai distribusinya dikuasai tengkulak, para spekulan, dan distributor besar.

Ketiga, Aksi Donasi Publik Gotong-Royong Bersama Petani. KPA juga membuka donasi bagi publik luas yang ingin bersolidaritas, tergerak untuk bergabung dengan inisiatif GeSLA Atasi Covid-19 ini melalui donasi uang, alat kesehatan (masker, hand sanitizer, dan lainnya).

Keempat, Aksi Jaga Desa-Kota Memutus Rantai Penyebaran Corona. Selain mendistribusikan pangan sehat, GeSLA bersama Tim Respon Darurat KPA membantu memobilisasi dukungan kesehatan seperti masker kain, hand sanitizer, desinfektan, panduan mitigasi resiko kesehatan untuk petani, dan kelompok rentan.

"Inisiatif ini juga menjadi bagian dari memperkuat ekonomi lokal, seperti mendorong para penjahit rumahan yang mengalami penurunan pendapatan untuk membuat masker kain," terangnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Ada Wabah Corona, Bule-bule Asyik Telanjang Dada di Pantai Carita

Lagi Ada Wabah Corona, Bule-bule Asyik Telanjang Dada di Pantai Carita

Banten | Senin, 13 April 2020 | 10:25 WIB

Dokter Trenggalek Positif Corona, Alhamdulillah Anak dan Istrinya Negatif

Dokter Trenggalek Positif Corona, Alhamdulillah Anak dan Istrinya Negatif

Jatim | Senin, 13 April 2020 | 10:13 WIB

Antrean Penumpang Commuter Line di Stasiun Bogor Membludak

Antrean Penumpang Commuter Line di Stasiun Bogor Membludak

Foto | Senin, 13 April 2020 | 10:09 WIB

Kisah Ojol Dapat Order Dikira Fiktif, Endingnya Bikin Bahagia Lahir Batin

Kisah Ojol Dapat Order Dikira Fiktif, Endingnya Bikin Bahagia Lahir Batin

Otomotif | Senin, 13 April 2020 | 10:27 WIB

Cerita di Balik Ganjar Siapkan Taman Makam Pahlawan Buat Medis Virus Corona

Cerita di Balik Ganjar Siapkan Taman Makam Pahlawan Buat Medis Virus Corona

Jawa Tengah | Senin, 13 April 2020 | 09:50 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×