Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Alasan Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi, Komisaris Hingga Karyawan

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2020 | 17:22 WIB
Alasan Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi, Komisaris Hingga Karyawan
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia melakukan pemotongan gaji para direksi hingga karyawan di semua level. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor JKTDZ/SE/70010/2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan,langkah pemotongan gaji pegawai tersebut diberlakukan untuk memastikan business sustainability perusahaan tetap terjaga di tengah tekanan kinerja industri penerbangan dunia yang disebabkan pandemi Covid-19.

"Pemotongan gaji ini merupakan opsi terbaik yang bisa diambil oleh Perusahaan saat ini ditengah tantangan kinerja operasional yang terdampak secara menyeluruh pada lini bisnis sektor penerbangan," ujar Irfan dalam keteranganya, Jumat (17/4/2020).

Irfan melanjutkan, pertimbangan yang sangat mendalam atas kondisi perusahaan saat ini dipercayai dapat dan akan terus bertahan melewati masa yang kurang menguntungkan bagi industri penerbangan. Sehingga kembali siap dan mampu untuk kembali menjalankan layanan operasional secara optimal kedepannya.

Apalagi, sebagai national flag carrier, Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus beroperasi menunjang kebutuhan masyarakat baik dari layanan logistik maupun operasional penerbangan.

Untuk itu, Garuda Indonesia harus mempertimbangkan berbagai hal untuk memastikan perusahaan tetap berkinerja dengan maksimal.

"Dapat kami pastikan pemotongan gaji ini bersifat penundaan, perusahaan akan mengembalikan akumulasi pemotongan pada saat kondisi memungkinkan, sejalan dengan performa kinerja Perusahaan kedepannya. Adapun untuk kebijakan Tunjangan Hari Raya tetap akan kami berikan sesuai aturan yang berlaku," imbuh Irfan.

Adapun dalam Surat Edaran tersebut, Garuda akan memotong total gaji yang didapat oleh para Direksi dan karyawan di semua level. Pemotongan Gaji ini akan dimulai pada April hingga Juni 2020.

Sementara, besaran gaji yang dipotong meliputi:

  • Direksi dan Komisaris dipotong 50 persen
  • Vice President, Captain, First Officer, dan Flight Service Manager dipotong 30 persen
  • Senior Manager dipotong 25 persen
  • Flight Attendant, Expert dan Manager dipotong 20 persen
  • Duty Manager dan Supervisor Dipotong 15 persen
  • Staff dan Siswa Dipotong 10 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 16:43 WIB

Garuda Indonesia Tetap Terbang ke Australia dan Belanda Ditengah Corona

Garuda Indonesia Tetap Terbang ke Australia dan Belanda Ditengah Corona

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2020 | 07:20 WIB

Virus Corona Covid-19 Mewabah, Garuda Indonesia Babak Belur

Virus Corona Covid-19 Mewabah, Garuda Indonesia Babak Belur

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2020 | 21:08 WIB

Terbang ke Wuhan, Garuda Indonesia Klaim Pesawat Aman dari Virus Corona

Terbang ke Wuhan, Garuda Indonesia Klaim Pesawat Aman dari Virus Corona

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:23 WIB

Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan dari dan ke China

Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan dari dan ke China

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 07:37 WIB

Terkini

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB