Gara-gara Pandemi Corona, Garuda Indonesia Tunda Pembayaran 25.000 Pegawai

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 29 April 2020 | 21:15 WIB
Gara-gara Pandemi Corona, Garuda Indonesia Tunda Pembayaran 25.000 Pegawai
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sangat terpukul adanya pandemi Virus Corona yang membuat penerbangan dilarang untuk sementara. Perusahaan penerbangan milik negara ini terutama, terpukul dari sisi arus kas perseroan.

Sampai-sampai dalam rangka penghematan, maskapai pelat merah itu menunda pembayaran pihak ketiga, salah satunya kepada karyawan.

"Pertama, kami tunda pembayaran kepada pihak ketiga, Garuda punya kewajiban yang cukup besar. Karena model kita, kalau ada masalah di Garuda pasti akan ada masalah di GMF, ACS, aerotrans, dll," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam Rapat Dengar Pendapatan dengan Komisi VI di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

"Ini magnitude total hampir 25 ribu karyawan sehingga kami harus pastikan Garuda tetap berlangsung sehingga kami tunda pembayaran kepada pihak ketiga," katanya.

Selain itu, lanjut Irfan, perseroan juga telah melakukan efisiensi dengan memotong gaji dan tunjangan direksi, komisaris hingga pegawai.

"Kami melakukan efisiensi produksi penundaan pembayaran gaji karyawan, direksi, hingga komisaris. Lalu insentif tahunan dan tunjangan," ucap dia.

Sebelumnya, Maskapai Garuda Indonesia melakukan pemotongan gaji para Direksi hingga karyawan di semua level. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Nomor JKTDZ/SE/70010/2020.

Sementara, besaran gaji yang dipotong meliputi:

  • Direksi dan Komisaris dipotong 50 persen
  • Vice President, Captain, First Officer, dan Flight Service Manager dipotong 30 persen
  • Senior Manager dipotong 25 persen
  • Flight Attendant, Expert dan Manager dipotong 20 persen
  • Duty Manager dan Supervisor Dipotong 15 persen
  • Staff dan Siswa Dipotong 10 persen

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Cara Garuda Indonesia Bedakan Penumpang Mudik dan Pulang Kampung

Begini Cara Garuda Indonesia Bedakan Penumpang Mudik dan Pulang Kampung

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 17:30 WIB

Garuda Indonesia Teriak ke DPR Minta Bantuan Keuangan

Garuda Indonesia Teriak ke DPR Minta Bantuan Keuangan

Bisnis | Rabu, 29 April 2020 | 15:42 WIB

Resmi! Garuda Indonesia Stop Penerbangan ke Daerah PSBB Corona Mulai Sabtu

Resmi! Garuda Indonesia Stop Penerbangan ke Daerah PSBB Corona Mulai Sabtu

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 16:06 WIB

Alasan Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi, Komisaris Hingga Karyawan

Alasan Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi, Komisaris Hingga Karyawan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 17:22 WIB

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Dihantam Corona, Gaji Direksi hingga Karyawan Garuda Indonesia Dipotong

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 16:43 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Amran Minta Masyarakat Laporkan Beras SPHP Oplosan Lewat WhatApp

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi di Patung Kuda

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:13 WIB

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

SMGR Kaji Rencana Buyback Saham, Dana Masih Rahasia

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Jas Hujan Ponco vs Setelan, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Skincare yang Paling Dibutuhkan di Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Awet Muda dan Bebas Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:10 WIB

×