Pendiri Zoom Eric Yuan Makin Kaya karena Pandemi Corona, Ini Kisahnya

Arsito Hidayatullah

Kamis, 30 April 2020 | 13:05 WIB
Pendiri Zoom Eric Yuan Makin Kaya karena Pandemi Corona, Ini Kisahnya
Eric Yuan, pengusaha pendiri Zoom. [Dok. BBC/Getty]

Suara.com - Kemungkinan Anda baru mengetahui Eric Yuan beberapa minggu ini atau bahkan belum tahu siapa dia. Tetapi karena pengusaha asal China yang mengembangkan Zoom inilah sekarang Anda dapat berkomunikasi dengan teman-teman meskipun sedang dalam karantina akibat pandemi corona Covid-19.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Eric Yuan, pendiri perusahaan konferensi video Zoom, masuk daftar miliarder Forbes, dengan kekayaan yang diperkirakan senilai US$7,8 miliar atau Rp120 triliun.

Yuan dilahirkan di provinsi Shandong, China.

Setelah mempelajari permesinan di salah satu perusahaan raksasa Asia, dia bekerja selama empat tahun di Jepang sebelum bekerja di Amerika Serikat.

Sempat ditolak tinggal dan bekerja di AS

Yuan terinsipirasi Bill Gates. Tantangan yang dihadapinya saat tiba di negara terkaya di dunia tersebut adalah bagaimana dapat menjadi pemenang di dunia inovasi teknologi yang sedang berkembang pesat di pertengahan tahun 1990-an di California.

Dia sempat ditolak beberapa kali sebelum akhirnya diizinkan tinggal dan bekerja di AS.

Pada tahun 199, di umur 27 tahun, akhirnya Yuan dapat memulai kehidupan baru di Silicon Valley.

Disana dia menemukan tempat di mana dirinya dapat mengembangkan keterampilannya.

baca juga

Yuan bekerja sebagai programer di perusahaan WebEx. Sepuluh tahun kemudian, perusahaan tersebut dicaplok Cisco Systems. Dan di tempat itulah Yuan kemudian menjadi pimpinan bagian Engineering.

Yuan mengatakan ide mengembakan Zoom muncul ketika ia dalam perjalanan 10 jam di kereta untuk mengunjungi pacarnya.

Ide ditolak dan mendirikan perusahaan sendiri: Zoom

Pada tahun 2011, pengusaha teknologi ini memberikan presentasi kepada para eksekutif Cisco.

Dia menjelaskan sebuah aplikasi untuk mengadakan konferensi video, dengan menggunakan komputer kantor dan tablet, disamping juga telepon genggam.

Tetapi ide tersebut ditolak.

Yuan mengundurkan diri dari perusahaan tersebut dan kemudian mendirikan usahanya sendiri: Zoom.

“Saya pertama kali memikirkan Zoom saat menjadi mahasiswa di China. Saya harus menggunakan kereta selama 10 jam untuk menemui seseorang, yang sekarang menjadi istri saya,” kata Yuan dalam wawancara dengan Medium.

“Saya tidak menyukai perjalanan tersebut dan membayangkan berbagai cara lain untuk dapat menemuinya tanpa harus melakukan perjalanan.”

“Inilah yang akhirnya mendasari Zoom,” katanya.

Bantuan teman dan keluarga

Setelah mengundurkan diri dari Cisco, Yuan kesulitan mencari investor untuk merealisasikan proyeknya. Bisnis ini dipandang sudah jenuh dan tidak ada lagi tempat bagi pesaing baru.

Dia kemudian berusaha menghimpun dana dari teman-teman dan keluarga, demikian dilaporkan Financial Times.

“Pemilihan waktu yang tepat adalahsuatu hal yang sangat penting bagi perusahaan,” katanya. Peningkatan pemakaian telepon pintar dan teknologi penyimpanan informasi di cloud yang memungkinkan terciptanya produk seperti Zoom.

Tetapi bahkan istrinya sebenarnya tidaklah yakin, kata Yuan kepada Forbes.

Meskipun demikian sebagai seseorang yang sering melakukan perjalanan bisnis, dia tetap melihat perlunya pengembangan platform yang menfasilitasi rapat jarak jauh.

Lonjakan karena wabah

Perusahaan terus berkembang, pada bulan April tahun lalu, masuk di pasar saham dan mencatat keberhasilan saat masuk Nasdaq.

Sejak saat itu, harga saham Zoom meningkat dalam kelompok kategori perangkat lunak cloud.

Di tengah pandemi, pasar keuangan anjlok, namun harga saham Zoom naik hampir 14% sejauh ini.

Bulan Desember lalu, perusahaan ini mencatat 10 juta pengguna sehari, bulan Maret tahun ini 200 juta dan sejauh ini sampai April 300 juta, menurut data dari perusahaan itu.

Pasar memperkirakan keberhasilan Yuan meningkat lebih dari US$40 miliar dalam waktu tiga bulan saja karena masa karantina pandemi Covid-19 dan meningkatnya permintaan untuk komunikasi jarak jauh.

Mudah digunakan, tapi sistem keamanan dipertanyakan

Mengapa perusahaan ini melampaui perusahaan lain seperti Skype milik Microsoft atau Google Hangouts?

Para pakar teknologi sepakat bahwa tingginya penggunaan Zoom karena muda digunakan, dan pengguna tak perlu mendaftar, dengan 100 orang dapat bergabung, dan juga gratis, untuk masa komunikasi selama 40 menit.

Graham Cluley, konsultan keamanan siber Inggris mengatakan kepada BBC bahwa dalam belakangan muncul pertanyaan soal keamanan.

"Banyak peneliti keamanan internet meneliti kode, dan sebagian menemukan ada masalah keamanan," kata Cluley.

Namun, tambahnya, perusahaan itu segera mengeluarkan perangkat lunak tambahan untuk meningkatkan sistem keamanan.

"Zoom mungkin tidak ideal untuk politisi tingkat tinggi membicarakan isu sensitif, namun bagi sebagian besar orang, Zoom merupakan pilihan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocor, Xiaomi Mi 10 Lite Zoom Akan Jadi versi Global Xiaomi Mi 10 Youth

Bocor, Xiaomi Mi 10 Lite Zoom Akan Jadi versi Global Xiaomi Mi 10 Youth

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:25 WIB

Semprot Pantai dengan Disinfektan, Pemerintah Spanyol Dikecam

Semprot Pantai dengan Disinfektan, Pemerintah Spanyol Dikecam

News | Rabu, 29 April 2020 | 19:07 WIB

Selamat! PM Inggris Boris Johnson Jadi Ayah di Tengah Pandemi COVID-19

Selamat! PM Inggris Boris Johnson Jadi Ayah di Tengah Pandemi COVID-19

News | Rabu, 29 April 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×