Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Pasar Modal Baru Bisa Bangkit Jika Corona Hilang dari Tanah Air

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 April 2020 | 15:41 WIB
Pasar Modal Baru Bisa Bangkit Jika Corona Hilang dari Tanah Air
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (Suara.com/Muslimin Trisyuliono)

Suara.com - Pandemi virus corona atau covid-19 menjadikan kondisi perekonomian Tanah Air dan global semakin tidak menentu dan memicu kepanikan sektor finansial termasuk juga yang dialami oleh pasar modal dalam negeri.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan, sejak adanya pandemi virus corona pasar modal Indonesia mengalami pukulan yang sangat telak, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuasi tajam dan cenderung ke bawah alias negatif.

Wimboh pun menuturkan, untuk kembali positif, pasar modal Indonesia butuh waktu yang cukup lama tergantung kapan pandemi virus corona berakhir.

"Kalau kita lihat di pasar modal ini tentunya sangat terpukul karena sentimen negatifnya itu akan memerlukan waktu untuk bisa kembali ke positif dan tergantung pada covid itu sendiri," kata Wimboh saat rapat dengan Komisi XI DPR RI secara virtual, Kamis (30/4/2020).

Wimboh mengungkapkan, bahwa mewabahnya Covid-19 sangat linier atau sejalan dengan sektor rill, karena kepercayaan masyarakat sangat bergantung pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau emiten.

"Dan ini yang sebenarnya kita coba agar para emiten ini nantinya agar bisa cepat recover, dengan bantuan jaminan kredit modal kerja bagi tambahan sektor yang terkena untuk segera bisa beroperasi kembali itu sangat berarti memberikan sentimen positif pada pasar modal kita," ucapnya.

Meski sudah mulai positif sejak 23 Maret 2020 kondisi pasar modal Indonesia terbilang masih flat kata Wimboh, untuk itu dengan sejumlah kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kondisi pasar modal.

"Mudah-mudahan dengan skema pemerintah, akan cepat memberikan sentimen positif pada sektor rill. Ini yang tentunya, announcement positif itu diperlukan di pasar modal," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Corona, Bos BEI: IHSG Sempat Anjlok ke Level Paling Rendah

Gegara Corona, Bos BEI: IHSG Sempat Anjlok ke Level Paling Rendah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 13:41 WIB

Bos BEI Sebut Larangan Mudik Tak Berdampak Pada Bursa Saham

Bos BEI Sebut Larangan Mudik Tak Berdampak Pada Bursa Saham

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 13:33 WIB

Curhat Ojol: Urus Keringanan Kredit di Leasing Tak Semudah yang Dibayangkan

Curhat Ojol: Urus Keringanan Kredit di Leasing Tak Semudah yang Dibayangkan

Bisnis | Rabu, 22 April 2020 | 05:19 WIB

Terkini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:47 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:02 WIB

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 10:28 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:33 WIB

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:17 WIB