Harga Emas Dunia Masih Bertengger di Kisaran 1.700 Dolar AS per Ounce

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 08:06 WIB
Harga Emas Dunia Masih Bertengger di Kisaran 1.700 Dolar AS per Ounce
Statistik harga emas. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia masih nyaman di kisaran level 1.700 dolar AS per ounce pada perdagangan Selasa kemarin karena langkah-langkah stimulus besar-besaran untuk meredakan pukulan ekonomi dari pandemi virus corona mengimbangi peningkatan sentimen risiko di balik pelonggaran pembatasan dan penguncian.

Sementara itu, logam autocatalyst palladium merosot sebanyaknya 5 persen ke level terendah sejak 24 Maret, yakni 1.747,31 dolar AS per ounce.

Mengutip Reuters Rabu (6/5/2020) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 1.705,57 dolar AS per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 0,2 persen menjadi 1.710,60 dolar AS per ounce.

"Ada banyak aliran stimulus di sekitar sistem, bank sentral menjadi sangat longgar, suku bunga mungkin akan menjadi nol hingga akhir tahun dan pasar saham sangat fluktuatif. Jadi semua itu adalah penarik bagi emas," kata Edward Meir, analis ED&F Man Capital Markets.

Namun, optimisme umum dengan sejumlah ekonomi global dibuka kembali, yang bisa berarti suku bunga akan bergerak sedikit lebih tinggi, akan memperkuat dolar dan menekan emas, kata dia.

Pandemi itu, yang menekan pertumbuhan di seluruh dunia dan mendorong pemerintah untuk melepaskan langkah-langkah fiskal dan moneter untuk membatasi kerusakan ekonomi, menginfeksi sekitar 3,6 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 250.000 jiwa.

Emas cenderung mendapat keuntungan dari langkah-langkah stimulus yang luas dari bank sentral karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

"Emas terus mempermainkan level 1.700 dolar AS. Pelonggaran kuantitatif dan stimulus fiskal yang belum pernah terjadi sebelumnya memberikan latar belakang positif bagi emas, tetapi pasar fisik sangat lemah," kata analis Standard Chartered.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Meulaboh Aceh Dibanderol Rp 2,7 Juta per Mayam

Harga Emas di Meulaboh Aceh Dibanderol Rp 2,7 Juta per Mayam

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2020 | 05:10 WIB

Perang Dagang AS-China Berlanjut, Harga Emas Langsung Naik

Perang Dagang AS-China Berlanjut, Harga Emas Langsung Naik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2020 | 09:31 WIB

Prospek Ekonomi Kacau Balau, Harga Emas Justru Makin Berkilau

Prospek Ekonomi Kacau Balau, Harga Emas Justru Makin Berkilau

Bisnis | Rabu, 15 April 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB