Daging Kerbau Impor Asal India Mulai Masuk Indonesia

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 31 Mei 2020 | 10:10 WIB
Daging Kerbau Impor Asal India Mulai Masuk Indonesia
Sebagai ilustrasi: Pedagang daging sapi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (21/10). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - PT Berdikari (Persero) menyatakan, daging kerbau yang dimpornya dari India mulai masuk ke dalam negeri. Daging kerbau impor itu merupakan bagian rencana perseroaan untuk mendatangkan 50.000 ton pada tahun 2020 ini.

Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara mengatakan, sampai saat ini perseroan telah melakukan kontrak pembelian dengan beberapa pemasok daging kerbau di India dan shipment sudah mulai berjalan.

Pada Sabtu (30/5), untuk shipment atau pengiriman pertama telah masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 672 ton.

Menurutnya, hingga saat ini PT Berdikari telah menyelesaikan negosiasi kontrak dengan beberapa pemasok dengan total daging kerbau yang akan didatangkan sebanyak 1.960 ton yang direncanakan akan masuk bertahap hingga akhir Juni 2020.

"Kami akan terus menambah jumlah impor sesuai dengan kuota yang kami dapat, dimana saat ini kami masih melakukan negosiasi kontrak dengan beberapa supplier," ujar Harry dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Untuk memasarkan daging tersebut Berdikari menggandeng beberapa distributor serta menyalurkan langsung ke pasar konsumen melalui saluran distribusi sendiri, diantaranya melalui Toko Daging Protein Berdikari dan market place.

"Kami berharap dengan masuknya daging kerbau India ke Indonesia dapat menjaga ketersediaan bahan pangan nasional dan terpenuhinya kebutuhan bahan pangan protein khususnya daging serta menjaga stabilitas harga tetap terjangkau oleh masyarakat," kata Harry.

Selain impor daging kerbau India, Berdikari juga sedang mempersiapkan proses impor daging sapi Brazil, saat ini telah dilakukan kontrak pembelian awal dengan salah satu supplier sebanyak 1.120 ton dan diperkirakan akan sampai sebelum akhir Juni 2020.

"Sebagai bagian dari BUMN Klaster pangan kami komitmen untuk mensupport pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan stabilisasi harga khususnya pada masa pandemik Covid-19 ini," imbuh Harry.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daging Sapi Kelewat Mahal, Warga Bekasi Pilih Daging Kerbau Buat Idulfitri

Daging Sapi Kelewat Mahal, Warga Bekasi Pilih Daging Kerbau Buat Idulfitri

Jabar | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:41 WIB

India Masih Lockdown, Impor Daging Kerbau 25.000 Ton ke RI Terhambat

India Masih Lockdown, Impor Daging Kerbau 25.000 Ton ke RI Terhambat

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2020 | 06:57 WIB

Impor Daging Kerbau Asal India Terhambat, Buwas Salahkan Kemendag

Impor Daging Kerbau Asal India Terhambat, Buwas Salahkan Kemendag

Bisnis | Jum'at, 10 April 2020 | 07:45 WIB

Daging Lokal Mahal, Pemerintah Impor 60 Ribu Ton Daging Kerbau India

Daging Lokal Mahal, Pemerintah Impor 60 Ribu Ton Daging Kerbau India

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2019 | 15:56 WIB

10.000 Ton Daging Sapi Asal Brazil Bakal Masuk ke Indonesia

10.000 Ton Daging Sapi Asal Brazil Bakal Masuk ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:04 WIB

Kurang Pasokan, Pemerintah Usul Impor Ratusan Ribu Ekor Sapi

Kurang Pasokan, Pemerintah Usul Impor Ratusan Ribu Ekor Sapi

Bisnis | Jum'at, 28 Desember 2018 | 19:03 WIB

Soal Kasus Pengrusakan Barbuk, Polisi dan KPK Beda Keterangan

Soal Kasus Pengrusakan Barbuk, Polisi dan KPK Beda Keterangan

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Online, Begini Cara Konten dan LIVE Dongkrak Bisnis F&B Lokal

Bukan Cuma Jualan Online, Begini Cara Konten dan LIVE Dongkrak Bisnis F&B Lokal

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 19:51 WIB

Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati

Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati

Kaltim | Kamis, 03 September 2026 | 19:51 WIB

Wagub Jatim: Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditanggung Negara

Wagub Jatim: Biaya Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG Ditanggung Negara

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 19:50 WIB

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt

Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:50 WIB

Promo Shopee 9.9 dari BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp1 Juta!

Promo Shopee 9.9 dari BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp1 Juta!

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:49 WIB

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Sempat Molor dari Waktu yang Dijanjikan, Pabrik BYD Akhirnya Diresmikan

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 19:45 WIB

Usai Serang Warga Kabupaten Bandung, BKSDA Ungkap Kondisi Macan Tutul Jawa

Usai Serang Warga Kabupaten Bandung, BKSDA Ungkap Kondisi Macan Tutul Jawa

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 19:44 WIB

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:41 WIB

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:35 WIB

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

×