Kurang Pasokan, Pemerintah Usul Impor Ratusan Ribu Ekor Sapi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 28 Desember 2018 | 19:03 WIB
Kurang Pasokan, Pemerintah Usul Impor Ratusan Ribu Ekor Sapi
Ilustrasi sapi impor. (Dok: Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian mengusulkan impor daging sapi pada 2019 sebesar 287.976 ton untuk memenuhi kebutuhan daging sapi nasional sebesar 686.270 ton.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengatakan, dari hasil rapat koordinasi teknis Kemenko Perekonomian tentang supply-demand daging sapi tahun 2019, diperkirakan terjadi defisit atau kekurangan sebesar 256.860 ton.

"Jadi ada defisit 256.868 ton, itu yang mau diimpor, terdiri dari sapi bakalan, daging sapi beku dan daging kerbau. Ini baru usulan dari rapat koordinasi teknis, belum menjadi keputusan Rakortas," kata Agung usai menghadiri bincang-bincang di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis, sasaran produksi daging sapi dalam negeri tahun 2019 ditetapkan sebesar 429.412 ton, yakni sama dengan jumlah yang ditetapkan pada 2018.

Sementara itu, kebutuhan daging sapi nasional pada 2019 disepakati sebanyak 2,56 kilogram per kapita per tahun (menurut kajian BPS), naik dari 2,50 kg/kapita/tahun pada 2018. Dengan jumlah penduduk tahun 2019 sebanyak 268,07 juta, maka total kebutuhan daging sapi sekitar 686.270 ton.

Dengan demikian, terdapat defisit atau kekurangan daging sapi sebesar 256.858 ton. Guna memenuhi kebutuhan tersebut, Kementan mengusulkan impor daging sebesar 287.976 ton.

Impor daging yang diberlakukan dalam bentuk sapi bakalan sebanyak 600.000 ekor atau setara 119.976 ton, daging sapi beku untuk industri dan hotel restoran katering sebanyak 88.000 ton, dan daging kerbau sebesar 80.000 ton.

Ada pun selisih jumlah rencana impor dengan total defisit akan digunakan sebagai stok awal tahun 2020.

Sementara itu, program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang dimulai sejak 2017 hingga 2018 ini telah menghasilkan kelahiran ternak sapi sebanyak 2.650.969 ekor.

"Upsus Siwab kan belum bisa dipotong karena baru pada lahir sapinya. Itu baru bisa dipotong dua sampai tiga tahun lagi," kata Agung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Benih Hortikultura, Kementan Pacu Purwakarta Tingkatkan Mutu

Ekspor Benih Hortikultura, Kementan Pacu Purwakarta Tingkatkan Mutu

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 16:06 WIB

Optimasi Lahan Rawa, Kementan Sukseskan Program Ketahanan Pangan

Optimasi Lahan Rawa, Kementan Sukseskan Program Ketahanan Pangan

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 15:00 WIB

Kementan Proyeksikan Kalimantan Selatan Jadi Lumbung Pangan Luar Jawa

Kementan Proyeksikan Kalimantan Selatan Jadi Lumbung Pangan Luar Jawa

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 11:35 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×