Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani
Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah
Ilustrasi kilang minyak [Shutterstock].

Harga minyak WTI berada dalam tekanan, dipicu mencuatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

Suara.com - Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (2/6/2020), berakhir berbeda arah, karena ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China, atas tudingan kasus penyebaran Virus Corona atau Covid-19 secara global.

Mengutip Xinhua, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2020 turun 5 sen, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 35,49 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent sebaliknya. Mengalami kenaikan sebesar 48 sen, atau sekitar 1,3 persen, menjadi 38,32 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Ilustrasi perang dagang AS dan China. (Shutterstock)
Ilustrasi perang dagang AS dan China [Shutterstock].

Pemerintah China telah memerintahkan perusahaan milik negara untuk menahan pembelian kacang kedelai dan daging babi dari Amerika Serikat sebagai bentuk retaliasi rencana pemerintah Negeri Paman Sam untuk menyetop perlakuan khusus bagi Hong Kong.

Sementara itu, harga minyak mentah Brent terdongkrak kabar bahwa OPEC+ akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi.

Pertemuan pembahasan pemangkasan produksi telah diajukan untuk diadakan pada 4 Juni, lebih cepat dari jadwal sebelumnya, yaitu 9-10 Juni.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS