Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:55 WIB
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM mengkaji penghentian ekspor timah mentah sebagai upaya peningkatan nilai ekonomi melalui hilirisasi.
  • Larangan ekspor bijih nikel sebelumnya berhasil meningkatkan total ekspor nikel hingga sepuluh kali lipat pada 2024.
  • Sebanyak 18 proyek hilirisasi prioritas dengan investasi Rp618 triliun ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), membuka peluang untuk menghentikan ekspor timah mentah. Langkah itu diambil guna meningkatkan nilai keekonomiannya melalui program hilirisasi.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa hilirisasi merupakan pendorong utama ekonomi nasional. Ia mencatat bahwa larangan ekspor bijih nikel pada 2018–2019 berhasil meningkatkan nilai ekspor nikel hingga 10 kali lipat pada periode 2023–2024.

"Total ekspor nikel kita tahun 2018-2019 itu hanya 3,3 miliar dolar AS. Dan kemudian begitu kita melarang ekspor, di 2024 itu total ekspor kita sudah mencapai 34 miliar dolar AS," kata Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Sabtu (14/2/2024).

Dia menerangkan bahwa 10 kali lipat hanya dalam waktu 5 tahun. Inilah kemudian yang menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi yang merata, menciptakan lapangan pekerjaan.

Untuk itu, Bahlil mengaku, akan mengkaji untuk menghentikan ekspor sejumlah komoditas, salah satunya adalah timah. Menurutnya, perlu mengganti ekspor bahan mentah dengan produk hasil hilirisasi domestik.

"Tahun lalu kita melarang ekspor bauksit. Dan tahun ke depan, kita akan mengkaji untuk beberapa komoditas lain, termasuk timah. Tidak boleh lagi kita ekspor barang mentah. Silahkan teman-teman membangun investasi hilirisasi di dalam negeri," terang Bahlil.

Pada 2026, terdapat 18 proyek hilirisasi prioritas yang mencakup sektor strategis dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini, termasuk hilirisasi bauksit, nikel, gasifikasi batubara, hingga kilang minyak. Adapun nilai investasi dari ke 18 proyek tersebut mencapai Rp618 triliun.

Sementara hingga 2040 program hilirisasi di berbagai sektor diprediksi akan mendatangkan investasi hingga 618 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, 498,4 miliar dolar AS datang dari sub sektor mineral dan batubara (minerba) dan 68,3 miliar dolar AS dari minyak dan gas bumi.

Hilirisasi juga diproyeksikan mendatangkan ekspor 857,9 miliar dolar AS, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 235,9 miliar dolar AS, hingga lebih dari 3 juta tenaga kerja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:22 WIB

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:18 WIB

ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks

ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:51 WIB

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:51 WIB

Terkini

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

BRI Peduli Buka Peluang Bagi Penyandang Disabilitas di Makassar Dengan Pembekalan Kewirausahaan

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Emana Wedari Ubud, Vila Privat untuk Menikmati Sisi Tenang Pulau Dewata

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Belanja di Delipark Pakai BRI Berhadiah BMW 218i Gran Coupe

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:09 WIB

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×