Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Australia Terancam Resesi Imbas Hantaman Covid-19 Hingga Bencana Kebakaran

Iwan Supriyatna, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 04 Juni 2020 | 07:03 WIB
Australia Terancam Resesi Imbas Hantaman Covid-19 Hingga Bencana Kebakaran
Bendera Australia.

Suara.com - Australia diperkirakan akan mengalami resesi pertamanya setelah terkena dampak dari pandemi virus corona.

Menyadur BBC, Kamis (4/6/2020), ekonomi Australia dalam tiga bulan pertama tahun 2020 mengalami penyusutan sebesar 0,3 persen.

Angka produk domestik bruto (PDB) terbaru menunjukkan bahwa perekonomian Australia tengah berjuang dari hantaman bencana kebakaran, melemahnya sektor pariwisata dan permintaan domestik yang menurun, bahkan sebelum pembatasan terkait Covid-19 dimulai.

"Ini adalah pertumbuhan paling lambat sepanjang tahun sejak September 2009, ketika Australia berada di tengah-tengah krisis keuangan global," ujar Kepala Ekonom Biro Statistik Australia Bruce Hockman.

Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengakui bahwa negaranya kini menuju resesi dan memperkirakan kondisi bisa jauh lebih buruk.

"Perbendaharaan sedang mempertimbangkan penurunan PDB lebih dari 20 persen pada kuartal Juni. Ini adalah Armageddon versi ekonomi," kata Frydenberg dikutip dari ABC News.

"Pada kuartal ini, kuartal Maret, kepercayaan konsumen dan bisnis jatuh ke level terendah dalam catatan. ASX 200 kehilangan sepertiga dari nilai dan pada 16 Maret, terlihat penurunan harian terbesarnya adalah 9,7 persen berdasarkan catatan," kata dia.

Maret lalu, Reserve Bank of Australia memangkas suku bunga utamanya ke rekor terendah 0,25 persen. Bank sentral juga meluncurkan program pembelian obligasi tanpa batas.

Gubernur Philip Lowe mengatakan negaranya tengah menghadapi kondisi terberat sejak Depresi Besar.

baca juga

"Ekonomi Australia sedang melalui periode yang sangat sulit dan mengalami kontraksi ekonomi terbesar sejak 1930-an."

Kendati demikian, ia optimistis akan ada secercah harapan. Ia menyebut adanya kemungkinan tingkat penurunan akan lebih sedikit dari yang diperkirakan.

"Tingkat infeksi baru telah menurun secara signifikan dan beberapa pembatasan telah mengalami pelonggaran lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya," katanya.

Pemerintah Australia juga telah mencanangkan ratusan miliar dolar untuk membangkitkan bisnis dan individu, serta telah mengisyaratkan akan ada langkah-langkah stimulus lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Floyd, Polisi Australia 'Jatuhkan' Remaja saat Penangkapan

Mirip Floyd, Polisi Australia 'Jatuhkan' Remaja saat Penangkapan

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:32 WIB

Gara-gara Corona, Inggris Terancam Resesi Ekonomi Terburuk dalam 300 Tahun

Gara-gara Corona, Inggris Terancam Resesi Ekonomi Terburuk dalam 300 Tahun

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:08 WIB

IMF Sebut Resesi Global Akan Terjadi pada 2020 Akibat Corona

IMF Sebut Resesi Global Akan Terjadi pada 2020 Akibat Corona

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 08:23 WIB

Terkini

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

Libatkan Anak Difabel, SBY Art Community Suarakan Pesan Perdamaian Lewat Seni Lukis

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:59 WIB

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

IHSG Diramalkan Capai 7000 di Kuartal III 2026

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Cara Dapat Uang Tunai dari BRI Cicilan Emas Lewat BRImo

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling  Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Paling Banyak Ditukar Tambah Pengunjung GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

Buru Bukti TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 9 Saksi dari Swasta hingga Ahli

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Banjir Hadiah di JCO Run 2026, Nasabah BRI Bisa Bawa Pulang iPhone 17 Pro Max

Bri | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Profil Harita Nickel (NCKL): Pemilik, Kinerja Perusahaan dan Saham

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Laba Bersih AVIA Tembus 20 Persen, Penjualan Semester I 2026 Rp4,59 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×