Ada Aturan Ganjil Genap, Pedagang Pasar: Itu Memicu Penumpukan Warga

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Senin, 15 Juni 2020 | 17:06 WIB
Ada Aturan Ganjil Genap, Pedagang Pasar: Itu Memicu Penumpukan Warga
Penampakan Pasar Perumnas Klender, Jaktim yang menjadi klaster Covid-19 di Jakarta. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai hari ini menerapkan aturan ganjil genap pada pasar di bawah naungan Perumda Pasar Jaya.

Dalam kebijakan itu, kios dalam pasar bisa buka dan berjualan merujuk pada nomor kios. Bagi kios yang memilki nomor ganjil hanya bisa buka saat tanggal ganjil, begitu pun sebaliknya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Infokom DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan menyebut justru dengan adanya kebijakan itu membuat terjadinya penumpukkan pembeli.

"Mengapa kami tidak setuju ganjil genap karena akan mengurangi jumlah pedagang dan menimbulkan penumpukan contoh, harusnya penjual ikan dua orang tapi yang dagang hanya satu orang maka akan di serbu pengunjung di 1 pedagang ikan itu," ujar Reynaldi saat dihubungi Suara.com, Senin (15/6/2020).

Selain itu, lanjut Reynaldi, pedagang bahan makan yang mudah busuk akan memaksakan untuk menjual pada hari itu juga. Sehingga, jika tak terjual habis, pedagang akan merugi.

Dengan begitu, ia menilai solusi ganjil genap ini belum efektif. Menurutnya, ganjil genap menjadi pilihan terakhir pemprov dalam menata pasar di era new normal.

"Persis kami coba minta kepada anggota kami di Kramat Jati, ini justru menyulitkan mesti muter lagi, ada penutupan beberapa titik di pasar, penerapan ganjil genap sangat menyusahkan," ucap dia.

Semestinya yang dilakukan Pemprov DKI ialah menggalakan sosialisasi informasi tentang virus corona dan bahayanya, serta protokol kesehatan yang harus dilakukan.

Pasalnya, ungkap dia, para pedagang masih simpang siur mengetahui bahaya dan apa yang harus dilakukan saat pandemi ini.

baca juga

"Jadi kami meluruskan, di level paling bawah cukup besar disinformasinya, ada yang bilang corona buatan manusia ini perlu diinformasikan kembali, untuk meluruskan perlu adanya sosialisasi pemerintah ke pedagang, kami fasilitasi ke pemda yang belum bisa memaksimalkan sosialisasi," tutup Reynaldi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lab Banyak Libur di Akhir Pekan, Jumlah Spesimen Covid Diperiksa Turun

Lab Banyak Libur di Akhir Pekan, Jumlah Spesimen Covid Diperiksa Turun

News | Senin, 15 Juni 2020 | 16:18 WIB

Anak Gadis di Masjid Priyayi Pada Kabur Mau Dirapid Test, Parno Duluan

Anak Gadis di Masjid Priyayi Pada Kabur Mau Dirapid Test, Parno Duluan

Jabar | Senin, 15 Juni 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×