Lab Banyak Libur di Akhir Pekan, Jumlah Spesimen Covid Diperiksa Turun

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 15 Juni 2020 | 16:18 WIB
Lab Banyak Libur di Akhir Pekan, Jumlah Spesimen Covid Diperiksa Turun
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Jumlah spesimen yang berhasil diperiksa pada pada Senin (15/6/2020) per pukul 12.00 WIB selama 24 jam ini menurun drastis. Biasanya belasan ribu spesimen diperiksa namun pada hari ini hanya 8.776 spesimen.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan penurunan pemeriksaan spesimen hari ini disebabkan oleh banyaknya laboratorium rumah sakit dan perguruan tinggi yang libur pada akhir pekan kemarin.

"Namun ternyata beberapa laboratorium yang berada di rumah sakit dan di perguruan tinggi masih menerapkan hari libur, sehingga pemeriksaan menurun menjadi 8.776," ucapnya.

Yuri menyebut pihaknya sudah mengimbau setiap laboratorium agar bekerja setiap hari memeriksa spesimen.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin agar seluruh laboratorium tidak behenti operasi meskipun itu di hari libur," ucapnya.

Untuk diketahui, angka 8.776 spesimen ini turun drastis jika dibandingkan dengan spesimen hari sebelumnya yang bisa mencapai 18.760 spesimen. Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 523.063 spesimen.

8.776 spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 110 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 82 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 222 lab.

Dari pemeriksaan itu, ada penambahan kasus positif baru sebanyak 1.017 orang, sehingga total menjadi 39.294 orang pada Senin (15/6/2020).

Yuri kemudian merinci, ada tambahan 64 orang meninggal sehingga total menjadi 2.198 orang meninggal dunia.

baca juga

Kemudian, ada tambahan 592 orang yang sembuh sehingga total menjadi 15.123 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara Orang Dalam Pemantauan yang masih dipantau 36.744 ODP, dan PDP menjadi 13.649 orang.

Yuri menegaskan semua ini tersebar merata di 34 provinsi dan 428 kabupaten/kota, ada 1 penambahan kabupaten/kota yang baru terinfeksi hari ini.

Data kemarin, ada 38.277 kasus positif, 21.553 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, kasus sembuh 14.531 orang, dan kasus meninggal 2.134 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Gadis di Masjid Priyayi Pada Kabur Mau Dirapid Test, Parno Duluan

Anak Gadis di Masjid Priyayi Pada Kabur Mau Dirapid Test, Parno Duluan

Jabar | Senin, 15 Juni 2020 | 16:03 WIB

Warga Serang Ngamuk ke Kelurahan Tolak Rapid Test Virus Corona karena Takut

Warga Serang Ngamuk ke Kelurahan Tolak Rapid Test Virus Corona karena Takut

Banten | Senin, 15 Juni 2020 | 15:57 WIB

Naik 1.017 usai Sehari Turun, Kasus Corona RI Nyaris Capai 40 Ribu Orang

Naik 1.017 usai Sehari Turun, Kasus Corona RI Nyaris Capai 40 Ribu Orang

News | Senin, 15 Juni 2020 | 15:54 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:54 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:50 WIB

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 08:48 WIB

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:45 WIB

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 08:39 WIB

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:36 WIB

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

×