Cadangan Meningkat, Harga Minyak Turun

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani
Cadangan Meningkat, Harga Minyak Turun
Kilang minyak dan gas dengan kobaran flare. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Penurunan harga ini terjadi karena API merilis laporan tentang cadangan minyak. Jumlah barel melebihi ekspektasi para analis.

Suara.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Selasa (23/6/2020) karena kekhawatiran peningkatan cadangan minyak Amerika Serikat yang kembali meningkat.

Mengutip Xinhua, Rabu (24/6/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2020 turun sebesar 36 sen, atau sekitar 0,9 persen, menjadi 40,37 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent merosot 45 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi 42,63 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak dunia meningkat di awal sesi perdagangan terpengaruh cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di akun Twitter-nya yang menyebutkan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China tetap sepenuhnya berlaku.

Pernyataan Donald Trump ini menghapus kekhawatiran yang sempat muncul setelah penasihat Gedung Putih di bidang perdagangan internasional, Peter Navarro, menyatakan kesepakatan dagang dengan China telah berakhir.

Harga minyak dunia kemudian turun usai American Petroleum Institute (API) merilis laporan yang menyebutkan bahwa cadangan minyak AS diperkirakan meningkat 1,7 juta barel pekan lalu, lebih tinggi dari ekspektasi para analis peningkatan 300.000 barel.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS