AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:41 WIB
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)
  • Pentagon sedang mematangkan rencana mengirim gugus tempur kapal induk kedua ke Timur Tengah sebagai tekanan terhadap Iran.
  • Keputusan ini muncul pasca penegasan Presiden Trump bahwa opsi kekuatan militer tetap terbuka jika negosiasi buntu.
  • Kapal induk kedua diperkirakan berangkat dari Pantai Timur AS dalam dua minggu, menyusul USS Abraham Lincoln.

Suara.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, dikabarkan sedang mematangkan rencana untuk mengirimkan gugus tempur kapal induk kedua menuju kawasan Timur Tengah.

Laporan yang dirilis pada Rabu (11/2/2026) ini mengutip pernyataan dari tiga pejabat tinggi AS, yang mengindikasikan eskalasi militer besar-besaran di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Persiapan pengerahan alutsista strategis ini muncul sebagai bentuk tekanan nyata terhadap Iran. Trump sebelumnya menegaskan bahwa opsi kekuatan militer tetap terbuka lebar apabila proses negosiasi dengan Teheran menemui jalan buntu.

Dalam pernyataannya pada Selasa lalu, Presiden Trump secara terbuka mempertimbangkan untuk menggandakan kekuatan kapal induk di wilayah tersebut.

Meskipun perintah resmi belum diteken, salah satu pejabat yang enggan disebutkan identitasnya membocorkan kepada The Wall Street Journal bahwa dokumen penugasan tersebut bisa saja keluar dalam waktu singkat.

Gugus tempur kapal induk ini diperkirakan akan diberangkatkan dari pesisir Pantai Timur AS dalam jangka waktu dua pekan ke depan.

Saat ini, kapal induk USS George H.W. Bush terpantau sedang melaksanakan latihan intensif di perairan Virginia.

Laporan intelijen menyebutkan bahwa jadwal latihan tersebut dipercepat agar kapal siap dikerahkan sewaktu-waktu.

Sejauh ini, pihak Pentagon masih memilih untuk bungkam dan menolak memberikan komentar resmi terkait pergerakan armada laut mereka.

Pengerahan kekuatan ini menyusul kehadiran kapal induk USS Abraham Lincoln yang sebelumnya telah dipindahkan dari Laut China Selatan ke Timur Tengah. Penguatan militer ini berjalan beriringan dengan manuver diplomatik Trump.

Pada Rabu (11/2), Trump mengadakan diskusi tertutup dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Usai pertemuan tersebut, Trump melalui platform Truth Social menyampaikan bahwa prioritas utamanya tetaplah jalur negosiasi, namun dengan peringatan keras.

“Kesepakatan adalah pilihan yang kami utamakan. Namun, jika Iran memilih untuk tidak bersikap rasional, mereka harus melihat hasilnya nanti. Terakhir kali mereka menolak kesepakatan, mereka menghadapi Operasi Midnight Hammer—dan itu berakibat buruk bagi mereka. Kami berharap kali ini mereka lebih bertanggung jawab,” tulis Trump, dikutip via Anadolu.

Pernyataan tersebut merujuk pada operasi militer masa lalu yang menghancurkan infrastruktur strategis, sebagai peringatan agar Iran segera menyepakati perjanjian baru yang diinginkan oleh Gedung Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump

Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:34 WIB

Bad Bunny Tampil di Halftime NFL 2026, Ajak Lady Gaga Tampil Bersama

Bad Bunny Tampil di Halftime NFL 2026, Ajak Lady Gaga Tampil Bersama

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:20 WIB

Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump

Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:03 WIB

Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?

Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?

News | Senin, 09 Februari 2026 | 07:55 WIB

5 Fakta Menarik di Balik Kekalahan Penalti Indonesia atas Iran di Final Piala Asia Futsal 2026

5 Fakta Menarik di Balik Kekalahan Penalti Indonesia atas Iran di Final Piala Asia Futsal 2026

Bola | Senin, 09 Februari 2026 | 08:50 WIB

Timnas Futsal Indonesia Kantongi Rekor Unik di Piala Asia Futsal, Apa Itu?

Timnas Futsal Indonesia Kantongi Rekor Unik di Piala Asia Futsal, Apa Itu?

Bola | Senin, 09 Februari 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB