Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Temani Istri Rutin Cuci Darah, Pensiunan Tentara Tertolong JKN-KIS

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Juni 2020 | 15:45 WIB
Temani Istri Rutin Cuci Darah, Pensiunan Tentara Tertolong JKN-KIS
Turmudi (63), pensiunan tentara. (Dok : BPJS Kesehatan)

Suara.com - Tak terhitung besaran biaya yang sudah dikeluarkan untuk menjalani cuci darah sang istri, dari penyakit gagal ginjal yang dideritanya sejak tahun 2009 silam. Jika dijumlahkan, mungkin sudah mencapai ratusan juta.

Ungkapan tersebut berasal dari Turmudi (63), warga Kampung Taman Baru, Taktakan, Kota Serang, Banten, ketika ditemui saat mengantarkan istrinya, Enong Holilah (55), untuk menjalani rutinitas cuci darah, di Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang, Senin (22/6/2020).

Turmudi mengatakan,  saat istrinya didiagnosa oleh dokter menderita gagal ginjal dan disarankan untuk dilakukan cuci darah, ia tak dapat membayangkan penyakit yang membahayakan tersebut dan sangat membutuhkan biaya besar.

“Awalnya, saya bersama anak-anak tak menyangka. Kehidupan keluarga kami seketika berubah, di mana istri harus bergantung pada cuci darah yang harus dilakukannya 2 kali dalam seminggu. Selain itu, biaya adalah hal utama yang mengganggu pikiran saya, karena yang saya ketahui, biaya untuk sekali cuci darah tidaklah murah,” cerita Turmudi, yang merupakan pensiunan tentara.

Namun awan hitam yang menyelimuti keluarganya tersebut sedikit demi sedikit menunjukan kecerahan. Saat ia berjuang mengobati sang istri ke rumah sakit dan ke tempat pengobatan alternatif dengan biaya sendiri, pemerintah menghadirkan BPJS Kesehatan pada 2014, yang menjadi penolong baginya.

“Saya sangat bersyukur dan tertolong dengan hadirnya jaminan kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat. Layanan cuci darah dapat diperoleh oleh semua peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif, sesuai indikasi medis dan mengikuti prosedur yang berlaku, sehingga biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saat itu pula, istri mendaftar menjadi peserta JKN-KIS,” ungkap Turmudi.

Pensiunan tentara itu tidak membayangkan jika hingga saat ini tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Biaya untuk melakukan hemodialisis sangat besar dan dirasa cukup menguras tabungan.

“Gak kebayang jika tidak ada BPJS Kesehatan. Uang yang sebelumnya terkumpul untuk investasi, habis terkuras untuk mengobati istrinya,” Turmudi menambahkan.

Ia ingin mengetuk hati masyarakat yang merupakan peserta JKN-KIS, untuk senantiasa melakukan kewajibannya membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulan dan jangan sampai menunggak. Iuran tersebut sangat membantu peserta lain yang membutuhkan.

baca juga

“Pasien cuci darah di Indonesia bukan hanya istri saya saja, mungkin ada ratusan hingga ribuan orang. Itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Andaikan disuruh memilih, saya lebih baik membayar iuran dua kali lipat namun sehat, daripada menderita sakit,” pungkas Turmudi dengan mata berkaca-kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Honorer di NTT Bersyukur Dapat Program JKN-KIS

Pekerja Honorer di NTT Bersyukur Dapat Program JKN-KIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 15:37 WIB

Tugas Verifikasi Kasus Covid-19, BPJS Kesehatan Utamakan Akuntabilitas

Tugas Verifikasi Kasus Covid-19, BPJS Kesehatan Utamakan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:51 WIB

Suami Didiagnosis Sakit Jantung, Gantini Terbantu karena BPJS Kesehatan

Suami Didiagnosis Sakit Jantung, Gantini Terbantu karena BPJS Kesehatan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2020 | 12:27 WIB

Ambiyah, Bersyukur Bisa Cuci Darah Dua Kali Seminggu Berkat JKN-KIS

Ambiyah, Bersyukur Bisa Cuci Darah Dua Kali Seminggu Berkat JKN-KIS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2020 | 12:14 WIB

BPJS Kesehatan Bangun Sistem Pencegahan Kecurangan

BPJS Kesehatan Bangun Sistem Pencegahan Kecurangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2020 | 11:08 WIB

Program JKN-KIS merupakan Aset yang Dapat Dimanfaatkan oleh Negara

Program JKN-KIS merupakan Aset yang Dapat Dimanfaatkan oleh Negara

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2020 | 10:26 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB