Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus COVID-19 Meningkat

RR Ukirsari Manggalani | Mohammad Fadil Djailani
Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus COVID-19 Meningkat
Ilustrasi kilang minyak [Shutterstock].

Di beberapa negara bagian Amerika Serikat kasus COVID-19 bertambah, sementara peningkatan produksi minyak di Libya turut berikan tekanan harga.

Suara.com - Harga minyak dunia turun pada Selasa (30/6/2020), dipicu kekhawatiran pelemahan permintaan minyak mentah di Amerika Serikat akibat meningkatnya kasus baru virus Corona atau COVID-19.

Mengutip CNBC, Rabu (1/7/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2020 turun 43 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi 39,27 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak WTI meningkat 12,4 persen pada Juni, melambung 95 persen pada kuartal II 2020. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September 2020 melorot 58 sen menjadi 41,27 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus 2020 yang kontraknya berakhir pada Selasa merosot 56 sen, atau sekitar 1,2 persen, menjadi 41,15 dolar AS.

Minyak mentah Brent meningkat 16,5 persen pada Juni, melambung 81 persen pada kuartal II 2020.

Harga minyak dunia mengalami penurunan seiring meningkatnya kasus baru virus Corona (COVID-19) di beberapa negara bagian Amerika Serikat yang memunculkan kekhawatiran berlangsungnya kembali lockdown.

Peningkatan produksi minyak Libya juga memberi tekanan terhadap harga.

Penurunan harga minyak dunia terbatasi laporan terbaru dari American Petroleum Institute yang menyebutkan bahwa cadangan minyak Amerika Serikat diperkirakan mengalami penurunan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS