Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

IBF 2020 : Omni Channel, Pilihan Branding Yang Tepat Saat Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2020 | 11:48 WIB
IBF 2020 : Omni Channel, Pilihan Branding Yang Tepat Saat Ini
ilustrasi iklan [shutterstock]

Suara.com - Pandemi selama lebih dari tiga bulan ini telah menimbulkan perubahan maha dahsyat dunia usaha di Tanah Air. Banyak korporasi dan brand yang harus mendesain ulang rancangan model bisnis dan strategi perusahaan/brand karena perubahan dan ketidakpastian yang terjadi. Penyesuaian terjadi di semua lini. Semua perubahan berlangsung cepat dan bertubi-tubi di era pandemi.

Hal tersebut dikatakan CEO Dentsu One Janoe Arijanto sebagai salah satu pembicara sesi webinar Indonesia Brand Forum 2020 (IBF 2020) secara virtual pada Rabu (1/7/2020).

Menurut Janoe yang juga Ketua PPPI, omni channel dan data analytics dapat menjadi solusi menghadapi perubahan konsumen yang semakin cepat. Omni Channel memungkinkan perubahan desain branding lebih adaptif dan dinamis karena kekuatan otomatisasinya.

Janoe mengatakan, industri advertising saat ini sedang mengalami penyesuaian dan perubahan kanal yang luar biasa.

Kanal yang dulu dianggap dominan, gara-gara covid-19, kini tidak terlalu berarti lagi. Seperti kanal billboard atau kanal ATM yang dianggap sebagai kanal menentukan, kini mulai ditinggalkan karena berkurangnya mobilitas masyarakat di masa pandemik. Fenomena social distancing, menyebabkan nilai exposure terhadap kanal tersebut berkurang drastis.

Mengapa omni channel pilihan tepat untuk solusi branding sekarang? Omni Channel merupakan sistem pemasaran yang seamless, terintegrasi, dinamis, terotomatisasi dan mengutilisasi data. Ketika kita menggunakan Omni Channel, hampir semua channel bergerak organik merespons pergerakan dengan sendirinya.

Janoe menyarankan, menghadapi era sekarang, pemasar dan pemilik merek harus benar-benar mencari dan melihat data langsung terkait perubahan yang sangat cepat ini.

Perpindahan channel yang bukan terjadi dengan sendirinya atau hanya karena pandemik tapi, memang ada perubahan pergesran konsumen ke arah sana juga.

“Jadi, perubahan-perubahan yang terjadi sangat detil dan akurat, tegasnya bahwa perhitungan-perhitungan konvensional agak sulit dilakukan karena semuanya terhitung dan terukur secara tepat. Harus diingat, setiap kanal punya ciri karakter masing-masing. Pemasar dan pemilik merek harus paham terhadap setiap kanal tersebut dan strategi pemasaran juga harus customized. Artinya, bahwa kastemisasi berlaku secara otomotis ketika merespon kanal yang berbeda-beda. Meskipun DNA merek melekat erat, bukan berarti tidak perlu menyesuaikan diri. Brand harus tetap agile," tandas Janoe meyakinkan.

baca juga

Dalam hal ini dibutuhkan kerelaan dan keberanian pemasar dan pemilik merek menciptakan daya dukung merek secair mungkin, sehingga setiap saat dapat bergerak aktif menemukan solusi-solusi tepat untuk pengembangan mereknya.

Termasuk solusi skenario short term untuk menjawab ketidakpastian. Untuk itu, egoisme marketer harus dikikis dahulu, karena marketer sekarang tidak mungkin berjalan sendirian. Marketer sekarang harus siap bergandeng tangan dengan teknologi, logistik, hingga riset pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi

IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:17 WIB

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:46 WIB

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:33 WIB

Terkini

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:07 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

5 Rekomendasi Sunscreen Travel Size di Bawah 50 ml, Ringkas Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Prabowo Janji Tak Boleh Ada Rakyat Indonesia Kelaparan, Petani Harus Disejahterakan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

Jangan Sampai Kehabisan! Promo Tiket Kereta Api 17 Persen Spesial HUT RI Sudah Bisa Dibeli

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:59 WIB

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

KPK Bongkar Jejak Restitusi Pajak Rp 48,3 Miliar dalam Kasus Suap KPP Banjarmasin

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×