IBF 2020 : Omni Channel, Pilihan Branding Yang Tepat Saat Ini

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 Juli 2020 | 11:48 WIB
IBF 2020 : Omni Channel, Pilihan Branding Yang Tepat Saat Ini
ilustrasi iklan [shutterstock]

Suara.com - Pandemi selama lebih dari tiga bulan ini telah menimbulkan perubahan maha dahsyat dunia usaha di Tanah Air. Banyak korporasi dan brand yang harus mendesain ulang rancangan model bisnis dan strategi perusahaan/brand karena perubahan dan ketidakpastian yang terjadi. Penyesuaian terjadi di semua lini. Semua perubahan berlangsung cepat dan bertubi-tubi di era pandemi.

Hal tersebut dikatakan CEO Dentsu One Janoe Arijanto sebagai salah satu pembicara sesi webinar Indonesia Brand Forum 2020 (IBF 2020) secara virtual pada Rabu (1/7/2020).

Menurut Janoe yang juga Ketua PPPI, omni channel dan data analytics dapat menjadi solusi menghadapi perubahan konsumen yang semakin cepat. Omni Channel memungkinkan perubahan desain branding lebih adaptif dan dinamis karena kekuatan otomatisasinya.

Janoe mengatakan, industri advertising saat ini sedang mengalami penyesuaian dan perubahan kanal yang luar biasa.

Kanal yang dulu dianggap dominan, gara-gara covid-19, kini tidak terlalu berarti lagi. Seperti kanal billboard atau kanal ATM yang dianggap sebagai kanal menentukan, kini mulai ditinggalkan karena berkurangnya mobilitas masyarakat di masa pandemik. Fenomena social distancing, menyebabkan nilai exposure terhadap kanal tersebut berkurang drastis.

Mengapa omni channel pilihan tepat untuk solusi branding sekarang? Omni Channel merupakan sistem pemasaran yang seamless, terintegrasi, dinamis, terotomatisasi dan mengutilisasi data. Ketika kita menggunakan Omni Channel, hampir semua channel bergerak organik merespons pergerakan dengan sendirinya.

Janoe menyarankan, menghadapi era sekarang, pemasar dan pemilik merek harus benar-benar mencari dan melihat data langsung terkait perubahan yang sangat cepat ini.

Perpindahan channel yang bukan terjadi dengan sendirinya atau hanya karena pandemik tapi, memang ada perubahan pergesran konsumen ke arah sana juga.

“Jadi, perubahan-perubahan yang terjadi sangat detil dan akurat, tegasnya bahwa perhitungan-perhitungan konvensional agak sulit dilakukan karena semuanya terhitung dan terukur secara tepat. Harus diingat, setiap kanal punya ciri karakter masing-masing. Pemasar dan pemilik merek harus paham terhadap setiap kanal tersebut dan strategi pemasaran juga harus customized. Artinya, bahwa kastemisasi berlaku secara otomotis ketika merespon kanal yang berbeda-beda. Meskipun DNA merek melekat erat, bukan berarti tidak perlu menyesuaikan diri. Brand harus tetap agile," tandas Janoe meyakinkan.

Dalam hal ini dibutuhkan kerelaan dan keberanian pemasar dan pemilik merek menciptakan daya dukung merek secair mungkin, sehingga setiap saat dapat bergerak aktif menemukan solusi-solusi tepat untuk pengembangan mereknya.

Termasuk solusi skenario short term untuk menjawab ketidakpastian. Untuk itu, egoisme marketer harus dikikis dahulu, karena marketer sekarang tidak mungkin berjalan sendirian. Marketer sekarang harus siap bergandeng tangan dengan teknologi, logistik, hingga riset pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi

IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 11:17 WIB

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:46 WIB

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:33 WIB

Terkini

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:05 WIB