IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 02 Juli 2020 | 11:17 WIB
IBF 2020 : Bos Garuda Tatap Optimis Meski Covid-19 Menginfeksi
Kolase gambar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Suara.com)

Suara.com - Seluruh maskapai penerbangan di dunia kini benar-benar dalam situasi yang sulit akibat pandemi Covid-19. Tak terkecuali bagi PT Garuda Indonesia Persero (GIAA) yang juga kena getahnya.

Jumlah penumpang merosot drastis, momentum untuk meningkatkan revenue telah hilang, seperti saat mudik yang biasanya membludak (peak season) dan terakhir angkutan haji yang dibatalkan Pemerintah.

Karena situasi yang sulit ini, tak heran bila alat-alat produksi tidak beroperasi, atau terpaksa dihentikan. Ditaksir 70 persen pesawat di-grounded, dan karyawan, termasuk pilot dirumahkan sementara.

Kendati berada di tengah situasi sulit, Garuda Indonesia terus berbenah diri. Ada sejumlah langkah yang dilakukan. Pertama, intensif melakukan riset kepada customer.

“Karena kami harus melakukan apa yang disebut understanding the customer,” ungkap Irfan Setiaputra, CEO Garuda Indonesia dalam acara webinar Indonesia Brand Forum 2020 (IBF 2020) seperti ditulis Kamis (2/7/2020).

Dari sana, katanya, ditemukan sejumlah insight, diantaranya customer menomorsatukan keamanan dan kenyamanan, di atas harga dan skedul, juga fasilitas dalam pesawat.

Langkah kedua, dia melanjutkan, berangkat dari temuan-temuan tersebut, Garuda Indonesia berupaya win back the customer dengan brand campaign yang menyatakan bahwa terbang dengan Garuda sangatlah aman dan nyaman.

“Intinya, tak perlu khawatir karena kami sangat memperhatikan protokol kesehatan berkoordinasi dengan pengelola bandara. Persepsi brand Graruda sangat kuat di sini,” Irfan menambahkan.

Dia juga mengungkap bahwa hakikat industri penerbangan adalah “industri kebahagiaan”. Jadi, penumpang yang masuk harus merasa nyaman dan aman, sekalipun diberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Dan itulah yang dijaga Garuda.

baca juga

Langkah ketiga adalah mengupayakan penambahan revenue dengan memaksimalkan alat produksi (pesawat). Konkritnya dengan menempatkan kargo di kursi penumpang. Hal ini pun sudah disetujui pihak Pemerintah.

“Intinya kami melakukan adjustment agar bisnis tetap berjalan,” Irfan mengungkapkan.

Lewat langkah menempatkan kargo, itu artinya Garuda melakukan penyesuaian dengan masuk ke ekosistem logistik, bukan semata ekosistem turisme atau travelling seperti kesan selama ini.

Sekalipun para analis penerbangan memperkirakan industri penerbangan di seluruh dunia baru akan pulih pada 2022, Irfan memaparkan bahwa perusahaan maskapai tak bisa mengeluhkan keadaan. Langkah-langkah yang dilakukan di atas, merupakan bagian dari upaya manajemen Garuda untuk terus bersiasat.

“Saya tetap optimistis Garuda akan bangkit. Yang perlu dicatat, hingga sekarang Garuda tetap terbang! Dan hingga sekarang terus menunjukkan peningkatan. Salah satu yang juga menjadi alasan optimisme adalah lewat survei internal, kami juga menemukan brand kami, aset kami, ternyata tetap diapresiasi dan membuat customer bangga. Ini yang akan terus kami jaga dan kampanyekan,” pungkas Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

IBF 2020 : Ambisi Bos Telkomsel Bisa Sebesar Gajah, Selincah Merpati

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:46 WIB

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

IBF 2020 : BRI Transformasi Layanan Serba Digital di Era New Normal

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:33 WIB

Penumpang Garuda Positif Corona hingga Dirut Merespons, Begini Kronologinya

Penumpang Garuda Positif Corona hingga Dirut Merespons, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 02 Juli 2020 | 10:35 WIB

Terkini

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

×