Dukungan fasilitas yang diberikan akan menunjang penuntasan tugas proyek dengan baik. Collaborative STEM Lab Prasetiya Mulya merupakan gedung laboratorium tujuh lantai yang menjadi wahana pembelajaran mahasiswa. Sejumlah alat besar yang bisa dimanfaatkan mahasiswa antara lain, Solar Simulator, Gas Chromatography, High Performance Liquid Chromatography, Bomb Calorimeter, Scanning Electron Microscope, Material Testing, serta software simulasi energi seperti Aspen dan Ansys.
Selain itu, terdapat empat peminatan dalam Program S-1 Renewable Energy Engineering, yakni Solar Photovoltaic, Bioenergy, Fluid Structure Interaction, dan Energy Management.
2. Penggunaan Produk Ramah Lingkungan akan Dukung Keberlanjutan dan Kelestarian Lingkungan
Universitas Prasetiya Mulya, melalui program studi S-1 Product Design Engineering melakukan pengembangan dalam menghasilkan produk inovatif yang bermakna dan relevan saat ini, salah satunya melalui nilai hemat energi dan ramah lingkungan.
Dalam program studi ini, mahasiswa mengeksplorasi pengembangan produk teknologi berdasarkan lima lapisan fundamental dalam desain, yaitu aesthetics, interaction, performance, construction, dan meaning atau value.
Mata kuliah terkait kelima lapisan tersebut antara lain, ialah Fundamentals of Drawing dan Product Visualization (mewakili aesthetics), Design for Interaction (mewakili interaction), Statics, Dynamics, dan Energy, Fluids, and Heat (mewakili performance), Materials and Design dan Manufacturing Methods (mewakili construction), serta Design for Meaning (mewakili value atau meaning).
Mata kuliah lain, seperti Product Design and Development dan Business Innovation, akan memberikan wawasan mengenai alur pengembangan dan aspek bisnis dan kewirausahaan.
Peralatan dan fasilitas yang tersedia untuk menunjang perkuliahan dan pembuatan produk mahasiswa antara lain, 3-axis Vertical Milling CNC, Design Assembly Room, 10-kN Universal Testing Machine, Fused Deposition Model 3D printer, stereolithography 3D printer, 3D scanner, Augmented Reality headset, Virtual Reality headset, Physical Ergonomics Lab, Virtual Laboratory (Solidworks & Autodesk CAD & CAE software), dan High Performance Computing Cluster.
3. Investasi Besar dalam Industri EBT akan Berujung pada Perbaikan Bumi
Sementara itu, Program Studi S-1 Product Design Engineering (PDE) melakukan kerja sama dengan perusahaan seperti Vivere dan Dynapack. Selain itu, S-1 PDE juga berkolaborasi dalam penyelenggaraan student exchange jangka pendek dengan Singapore University of Technology and Design dalam bidang Design and Entrepreneurship, serta terdaftar sebagai afiliasi perguruan tinggi di Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII).
Industri EBT dan produk ramah lingkungan, dalam pengembangannya juga mengandalkan peran investasi. S-1 Finance & Banking Universitas Prasetiya Mulya, yang berperan sebagai ahli investasi dalam mengalokasikan aset yang memberikan profit dari bisnis. Lebih dari 70 persen kurikulum di S-1 Finance & Banking mengacu pada Certified Financial Analyst (CFA), sertifikasi profesi prestisius di bidang investasi dan keuangan yang diakui secara internasional.
Besarnya persentase tersebut menjadikan Prasetiya Mulya sebagai satu dari 4 universitas di Indonesia yang bergabung dalam CFA Affiliation Program. Mahasiswa juga memiliki keuntungan dapat mengakses, membandingkan dan menganalisis laporan keuangan perusahaan mana pun di seluruh dunia secara lengkap melalui bloomberg terminal, software penyedia data dan berita pasar secara real time dan global.
Investasi besar dalam industri EBT dan dukungan produk yang hemat energi dan ramah lingkungan akan berujung pada perbaikan Bumi. Transisi ini menjanjikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat ke tingkat yang lebih baik.